SuaraBandung.id - Peristiwa di Magelang kini jadi pembahasan publik. Diduga peristiwa laknat terjadi di sana, di mana istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi mengaku diperlakukan tidak wajar oleh mendiang Brigadir J.
Bahkan istri Ferdy Sambo saat menjalani pemeriksaan, tetap pada pendiriannya jika saat di Magelang dilecehkan oleh mendiang Brigadir J.
Dari kasus dugaan pelecehan itu, menjadi pemantik kemarahan Ferdy Sambo hingga akhirnya menghabisi Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta pada (8/7/2022).
Sejatinya dari keterangan kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, istri Ferdy Sambo itu telah menggap Brigadir J sebagai anak sendiri.
Dari keterangan Kamaruddin Simanjuntak, bisa terlihat perbedaan usia yang sangat jauh antara istri Ferdy Sambo dengan Brigadir J, yakni terpaut 21 tahun.
Selain itu juga, hubungan sangat baik terbangun antara istri Ferdy Sambo dengan Brigadir J.
Bahkan kebaikan istri Ferdy Sambo tak hanya diperlihatkan pada Brigadir J saja, melainkan pada adiknya yang juga seorang anggota polisi.
Sebelum kejadian pembunuhan, istri Ferdy Sambo sempat memotret Brigadir J sedang menyetrika.
Kemudian foto tersebut dikirim pada adik Brigadir J dengan disertakan komentar yang memuji korban.
Atas perlakuan istri Ferdy Sambo itu, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan tidak mungkin jika korban membalas kebaikan dengan perbuatan yang dituduhkan, yakni melecehkan.
Tentang dugaan soal kedekatan istri Ferdy Sambo dan Brigadir J juga disebut sopir yang ada di TKP pembunuhan, Kuwat Maruf.
Sopir Ferdy Sambo ini memberi keterangan jika ada peristiwa di kursi dan kamar, di mana Brigadir J bertindak tidak wajar pada Putri Candrawathi.
Namun, Kamaruddin Simanjuntak membantah itu semua. Kamaruddin Simanjuntak mengatakan sebagai orang Medan, tidak mungkin Brigadir J melakukan hal nista pada seorang ibu.
Namun, semua sudah terjadi. Putri Candrawathi yang di keseharian sangat dekat, bahkan memuji-muji Brigadir J, mengaku jika hal laknat telah terjadi dan merusak kehormatan keluarga.
Putri Candrawathi telah mengakui, adanya pelecehan seksual yang dialaminya. Pengakuan itu juga yang tertuang di BAP saat pemeriksaan.
Berita Terkait
-
Ada Ikatan Janji Dilanggar Ferdy Sambo yang Diduga Picu Brigadir J Dihabisi, Pengacara: Itu Sebabnya Dia Duluan Pulang
-
Jadwal Rekonstruksi Jumat Berdarah di Duren Tiga, 5 Tersangka Pembunuh Brigadir J Dipertemukan
-
Istri Ferdy Sambo Akhirnya Mengaku Juga, Putri Candrawathi Ceritakan Kejadian yang Sebenarnya Dialami
-
Putri Candrawathi "Digarap" Pagi Ini sebagai Tersangka Usai Ferdy Sambo Dipecat Tidak Hormat sebagai Anggota Polri
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Bukan Asal Pilih! John Herdman Bongkar Alasan Panggil 23 Pemain Timnas Indonesia
-
Tiba di Madinah: Akhir Penantian 48 Jam Kloter 16 Malang Setelah Drama 'Technical Landing' di Medan
-
YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan
-
Sederet Fakta Terkini Tabrakan Maut KRL Bekasi, Sopir Taksi Green SM Diamankan Polisi
-
64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan
-
KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya
-
Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah
-
Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN
-
Sinisme Ghost in the Cell, Saat Kematian Disulap Jadi Karya Seni