/
Minggu, 28 Agustus 2022 | 14:22 WIB
Kolase foto dokumen Brigadir J, Ferdy Sambo, dan Putri Candrawathi. (rizki bali putra sundana)

SuaraBandung.id - Peristiwa di Magelang kini jadi pembahasan publik. Diduga peristiwa laknat terjadi di sana, di mana istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi mengaku diperlakukan tidak wajar oleh mendiang Brigadir J.

Bahkan istri Ferdy Sambo saat menjalani pemeriksaan, tetap pada pendiriannya jika saat di Magelang dilecehkan oleh mendiang Brigadir J.

Dari kasus dugaan pelecehan itu, menjadi pemantik kemarahan Ferdy Sambo hingga akhirnya menghabisi Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta pada (8/7/2022).

Sejatinya dari keterangan kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, istri Ferdy Sambo itu telah menggap Brigadir J sebagai anak sendiri.

Dari keterangan Kamaruddin Simanjuntak, bisa terlihat perbedaan usia yang sangat jauh antara istri Ferdy Sambo dengan Brigadir J, yakni terpaut 21 tahun.

Selain itu juga, hubungan sangat baik terbangun antara istri Ferdy Sambo dengan Brigadir J.

Bahkan kebaikan istri Ferdy Sambo tak hanya diperlihatkan pada Brigadir J saja, melainkan pada adiknya yang juga seorang anggota polisi.

Sebelum kejadian pembunuhan, istri Ferdy Sambo sempat memotret Brigadir J sedang menyetrika.

Kemudian foto tersebut dikirim pada adik Brigadir J dengan disertakan komentar yang memuji korban.

Baca Juga: Ada Ikatan Janji Dilanggar Ferdy Sambo yang Diduga Picu Brigadir J Dihabisi, Pengacara: Itu Sebabnya Dia Duluan Pulang

Atas perlakuan istri Ferdy Sambo itu, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan tidak mungkin jika korban membalas kebaikan dengan perbuatan yang dituduhkan, yakni melecehkan.

Tentang dugaan soal kedekatan istri Ferdy Sambo dan Brigadir J juga disebut sopir yang ada di TKP pembunuhan, Kuwat Maruf.

Sopir Ferdy Sambo ini memberi keterangan jika ada peristiwa di kursi dan kamar, di mana Brigadir J bertindak tidak wajar pada Putri Candrawathi.

Namun, Kamaruddin Simanjuntak membantah itu semua. Kamaruddin Simanjuntak mengatakan sebagai orang Medan, tidak mungkin Brigadir J melakukan hal nista pada seorang ibu.

Namun, semua sudah terjadi. Putri Candrawathi yang di keseharian sangat dekat, bahkan memuji-muji Brigadir J, mengaku jika hal laknat telah terjadi dan merusak kehormatan keluarga.

Putri Candrawathi telah mengakui, adanya pelecehan seksual yang dialaminya. Pengakuan itu juga yang tertuang di BAP saat pemeriksaan. 

Load More