SuaraBandung.id - Persib Bandung dikenal sebagai satu di antara klub pencetak pemain-pemain muda.
Tak sedikit anak-anak muda didikan Persib ini kini menguasai klub-klub besar di Liga 1.
Namun, ada sisi lain yang sangat disayangkan. Mereka para pemain muda ini kerap tak dilirik pelatih Persib senior.
Meski ada persaingan, akan tetapi masih banyak pemain muda yang justru kalah oleh kehadiran pemain asing atau pemain lain yang dinilai pelatih lebih cocok bermain di Persib Bandung.
Ada juga fenomena di mana pemain muda ini kurang berkembang atau "sengaja dibuat layu" di Persib senior, yang akhirnya direkrut klub lain.
Luar biasanya, pemain-pemain muda "buangan" Persib ini, malah melejit di klub lain.
Contoh saat Persib dikepalai pelatih asal Belanda, Robert Alberts. Di awal kedatangannya sejumlah pemain yang berusia sudah lanjut seperti Atep, Hariono, dan beberapa lainnya yang sedang ngabret bersama Maung Bandung, dicoret dengan alasan usia.
Ada angin besar pemain muda bisa masuk memperkuat Persib Senior. Akan tetapi hanya dalam hitungan minggu, Robert Alberts mendatangkan pemain yang dari segi usia juga sudah uzur.
Para pemain muda jebolan Persib ini akhirnya tersingkir juga dan terpaksa merantau ke klub lain.
Termasuk pemain muda yang tersingkir di awal jendela transfer kemarin, Robert Alberts hanya mempertahankan beberapa pemain muda yang justru saat ini belum terlihat tajinya.
Sementara pemain yang tersingkir sia-sia, justru moncer bersama klub lain. Bahkan tak jarang mereka berselebrasi gol untuk klub yang dibelanya.
Dampak keputusan manajemen dan pelatih Persib Bandung saat itu melepas para pemain muda di bursa transfer awal musim Liga 1 2022, kini membawa dampak besar ada klub lain, seperti Persita Tangerang.
Ada dua pemain yang dibuang Persib, lalu merapat ke Persita Tangerang pada bursa transfer awal musim Liga 1 2022.
Mereka adalah Mario Jardel (21 tahun) dan Wildan Ramdhani (23 tahun). Dua pemain muda ini rupanya sangat ciamik.
Mereka membuktikan jika bermain bola bukan hanya bisa dilakukan bersama Persib saja.
Berita Terkait
-
PSM vs Persib: Pelatih Eropa Ini Puji Setinggi Langit Pemain Nasional Maung Bandung, Buktikan!
-
Persib Dikomando Luis Milla, Bung Binder Keluarkan Analisis Mengejutkan, Pemain Tua Bisa Tersingkir?
-
Bobotoh Tibra Sare, Tiga Poin di Kandang PSS Sleman dan Mimpi Indah Bersama Luis Milla
-
Duel PSS Sleman dan Persib Malam Nanti, Berikut Prediksi Susunan Pemainnya
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar