SuaraBandung.id - Mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara kembali membuat geger soal dugaan motif mengapa Brigadir J harus dibungkam untuk selamanya.
Secara jelas di acara TV One, Deolipa Yumara mengatakan jika Brigadir J menjadi korban pembunuhan demi menutupi aib yang diduga menyangkut kehormatan Ferdy Sambo.
Kehormatan yang dimaksud adalah soal dugaan terbongkarnya kelakuan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi yang terciduk ada main dengan Kuwat Maruf.
Lantaran diduga terpergok Brigadir J, istri Ferdy Sambo panik lantas diduga membuat skenario bersama Kuwat Maruf untuk membungkam sang ajudan yang sudah dianggap anak sendiri.
Pernyataan Deolipa Yumara ini diungkap di TV One hanya sehari sebelum dilakukan rekonstruksi.
Dalam diskusi yang juga dihadiri secara daring oleh pengacara keluarga Brigadir J, Deolipa Yumara mengatakan ada dugaan soal kecurigaan yang lama tersimpan.
Namun, kisah lama itu dibuka lebar-lebar oleh Bharada E melalui Deolipa Yumara.
Bharada E disebut-sebut mengungkap hal janggal pada dua tersangka pembunuh Brigadir J, Kuwat Maruf dan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Deolipa Yumara mengatakan, diduga kisah sebenarnya yang terjadi di Magelang adalah Brigadir J menangkap basah dugaan tindak asusila yang dilakukan Kuwat Maruf bersama istri Ferdy Sambo.
Baca Juga: Dua Orang Lansia Tewas Terseret Ombak saat Keasyikan Selfie
Disebut Deolipa Yumara yang mendapat keterangan dari Bharada E, jika Brigadir J melihat Om Kuwat Maruf menggendong Putri Candrawathi saat sedang tidur di sofa.
Dari sana diduga jika hubungan gelap yang selama ini terbongkar Brigadir J di Magelang.
Kemudian kedua tersangka kata Deolipa Yumara, diduga melakukan persekongkolan jahat untuk memberi pelajaran pada Brigadir J.
Diduga, dibuatlah isu jika Brigadir J yang menggendong Putri Candrawathi saat sang atasan tidur di sofa.
Bahkan kata Deolipa Yumara, Brigadir J melihat semua peristiwa Om Kuwat gendong Putri Candrawathi dari sofa ke dalam kamar.
Deolipa Yumara menduga selama ini ada hubungan spesial antara Kuwat Maruf dengan Putri Candrawathi.
Tag
Berita Terkait
-
Buka-bukaan! Putri Candrawathi Diperintah Ferdy Sambo Jadi Korban Pelecehan hingga Cerita Adegan Brigadir J Melucuti Pakaian
-
Polri Angkat Bicara Mengenai Pengacara Brigadir J yang Tak Diizinkan Ikuti Rekontruksi
-
Jasad Brigadir J Tak Mungkin Bicara! Teman Sekamarnya Ungkap Perilaku Om Kuwat Bersama Istri Ferdy Sambo Lakukan Hal Nista
-
Mewahnya Rumah Pribadi Ferdy Sambo, Ada Fasilitas Lift hingga Tas Mewah Berderet di Lemari Kaca
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ify Alyssa Rilis Pindah Pelan Pelan, Pop Melankolis untuk yang Lelah Bertahan
-
Tetangga: Pak Dadan Hindayana Sudah Lama Kosongkan Rumah
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
-
Pledoi TaniHub, Nicko dan William Sebut Keputusan Investasi Telah Sesuai Prosedur
-
Detik-Detik Mencekam! Helikopter AL Inggris Meledak di Udara, 3 Prajurit Tewas
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
Punya SPPG Untung Berapa? Lahan Basah Dadan Hindayana Korupsi Dapur MBG
-
Rp3 Juta dapat Samsung Tipe Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Menurut Review 2026
-
BNI Bantah Tudingan Mengulur Waktu Penyelesaian Kasus Koperasi Swadharma
-
KPK Amankan 17 Orang dalam OTT Imigrasi, Eks Dirjen dan Kakanwil Jawa Barat Ikut Terjaring