/
Selasa, 06 September 2022 | 12:43 WIB
Ilustrasi Presiden Jokowi dan demo mahasiswa (foto tak terkait berita). Buruh berunjuk rasa menolak kenaikkan harga BBM yang baru saja diumumkan Jokowi. (baliputra sundana)

Poster Puan Nangis

Sementara itu, pantauan Suara.com di lapangan, massa buruh menyemut di depan Gedung DPR RI usai melakukan long march dari depan Gedung TVRI.

Massa membawa atribut dari mulai poster hingga spanduk raksasa bertuliskan kalimat protes.

Dari banyak gambar poster yang menarik adalah poster bergambar Ketua DPR RI Puan Maharani sedang menangis. 

Di dalam poster tersebut bertuliskan kalimat "TOLAK KENAIKAN BBM".

Lima Ribu Buruh

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengklaim akan menggeruduk gedung DPR dengan kekuatan massa mencapai ribuan orang. 

Demo tersebut dikatakan Said Iqbal untuk memprotes kenaikan BBM bersubsidi.

"Aksi ini diorganisir Partai Buruh dan organisasi serikat buruh, petani, nelayan, guru honorer, PRT, buruh migran, miskin kota, dan organisasi perempuan di 34 provinsi," kata Said Iqbal dalam keterangannya, Senin.

Baca Juga: Belum Makan, Tukang Becak Hanya Dibayar Rp 20 Ribu Setelah 6 jam Antar Pulang-Pergi Penumpang

Menurutnya, aksi itu bertujuan untuk meminta agar pemerintah sekaligus DPR RI membatalkan aturan mengenai kenaikan harga BBM serta membentuk panitia khusus (pansus).

Said Iqbal mengatakan, demo buruh besok diperkirakan bakal diikuti 5.000 orang.

"Tujuannya adalah meminta gubernur membuat surat rekomendasi kepada Presiden dan Pimpinan DPR RI agar membatalkan kenaikan harga BBM," ucap Said.

Load More