/
Kamis, 08 September 2022 | 15:17 WIB
Tokoh muda Nahdlatul Ulama (Nu) Gus Baha, Gus Baha mengungkapkan cara cepat melewati jembatan Shiratal Mustaqim. (Foto: NU Online)

SuaraBandung.id – Dalam salah satu kajian Gus Baha pernah mengungkapkan cara cepat saat melewati jembatan Shiratal Mustaqim.

Islam menggambarkan bahwa setiap manusia kelak di akhirat, harus melewati jembatan Shiratal Mustaqim.

Jembatan Shiratal Mustaqim dijelaskan dalam hadits, bahwa jembatan tersebut lebih tajam daripada pedang dan lebih tipis daripada rambut.

Berdasarkan hadits Rasulullah SAW, akan ada 70 golongan manusia yang mampu melewati jembatan Shiratal Mustaqim tanpa hambatan sedikitpun.

Hal ini, seperti yang disampaikan Gus Baha dalam salah satu kajiannya.

“Makanya kata kanjeng Nabi, ‘Kelak umatku ada 70 yang tidak akan melihat neraka, karena berjalan secepat kilat,” ucap Gus Baha.

Kemudian Gus Baha memberikan nasihat, terkait cara cepat melewati jembatan Shiratal Mustaqim.

Seperti dilansir SuaraBandung.id dari kanal YouTube Berkah Nyantri, (8/9/2022), berikut ulasannya.

Gus Baha mengungkapkan ada cara cepat dalam melewati jembatan Shiratal Mustaqim. Yaitu dengan meniru wali-wali yang melewati neraka dengan berjalan secepat kilat, dan tanpa melihat neraka.

Baca Juga: Air Kelapa Muda Ampuh Turunkan Darah Tinggi dan Kolesterol! Ini Penjelasan dr. Zaidul Akbar

“Memang semua orang akan melewati neraka. Kalau kata penulis Burdah, lebih pede lagi. Makanya saya menyukai Burdah,” ucap Gus Baha.

Selanjutnya Gus Baha menyampaikan bahwa penulis Burdah memuji Quran begini, “Jika kamu takut melewati neraka, gampang! Kalau kamu mau melewati neraka, bacalah Al Quran, pasti neraka akan padam,” ucap Gus Baha.

Gus Baha menambahkan, bahwa pada saat melewati jembatan Shiratal Mustaqim dengan membaca Al Quran, maka neraka yang merupakan makhluk akan tunduk kepada Allah SWT, dan tidak akan membakar kalam-kalamnya.

“Jika sudah padam, maka kamu akan melewati neraka seperti melewati es. Ayat-ayat Quran jika dibaca ketika kamu mau melewati neraka, maka neraka akan padam,” ucap Gus Baha.

Neraka itu merupakan makhluk, dan akan tunduk pada sang Pencipta. Dan Al Quran itu kalam Allah, kalam Allah itu qadim.

Maka dari itu neraka tidak berani membakar kalam Allah SWT.

Load More