Dengan kata lain, Hendra ditetapkan telah dipecat dalam sidang kode etik dan profesi (KEPP).
Hendra buka-bukaan
Hendra mengaku jika dirinya hanya menjalankan tugas dari atasannya. Terlebih saat itu Hendra tahu jika Ferdy Sambo sudah menemui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dia mengatakan, bahwa Ferdy Sambo mengaku telah bertemu Kapolri untuk membicarakan kasus tewasnya Brigadir J.
Hendra mengaku dirinya menjalankan tugas dari Ferdy Sambo, lantaran tahu jika atasanya itu sudah berbicara pada Kapolri.
Pernyataan itu diungkap Hendra Kurniawan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) sidang kode etik pada 18 Agustus 2022.
Bukan itu saja, selain mengungkap adanya pertemuan Ferdy Sambo dan Kapolri, Hendra Kurniawan juga membongkar arahan sang jenderal.
Ada lima arahan Ferdy Sambo yang diungkap Hendra terkait pengusutan kematian Brigadir J, termasuk menutup peristiwa di Magelang.
5 poin arahan Ferdy Sambo yang diungkap Hendra Kurniawan
1. Ada penegasan Ferdy Sambo, kasus ini adalah masalah harga diri.
Baca Juga: Sekjen Gerindra Menyebut Nama Prabowo Saat Temui UAS, Begini Terangnya
2. Ferdy Sambo mengaku sudah bertemu dengan Kapolri untuk menjelaskan kematian Brigadir J.
3. Ferdy Sambo memberi perintah menangani kasus apa adanya sesuai kejadian di TKP.
4. Ferdy Sambo melarang bawahannya bertanya peristiwa yang terjadi di Magelang.
5. Ferdy Sambo mengatakan untuk penanganan tindak lanjut di Pengamanan Internal Polri (Paminal).
Pertemua Kapolri dan Ferdy Sambo
Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Irjen Pol Ferdy Sambo akhirnya bertemu.
Peristiwa itu terjadi setelah pembantaian Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Fredy Sambo.
Awalnya Ferdy Sambo tidak mengakui jika tangannya ikut belumur darah pada kejadian keji itu.
Akan tetapi setelah pertemuan kedua bersama Kapolri, Ferdy Sambo akhirnya mengaku juga.
Ferdy Sambo mengaku jika dirinya adalah orang di balik kematian Brigadir J dengan cara memberi perintah langsung pada Bharada E.
Ferdy Sambo mengucapkan rencana pembunuhan Brigadir J saat berbicara dengan Bharada E.
Berbicara di acara TV Satu Meja pada Rabu (8/9/2022) dan juga pernah disinggung di rapat DPR, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menceritakan kronologi Bharada E dipanggil oleh Ferdy Sambo.
Pertemuan dua tersangka pembunuhan Brigadir J ini dilakukan di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling.
Dikatakan Kapolri, Ferdy Sambo memiliki tekad untuk membunuh Brigadir J.
Saat itu Ferdy Sambo bertanya pada Bharada E, apakah dirinya berani membunuh Brigadir J.
"Richard (Bharad E) ditanya apa yang bersangkutan siap untuk membantu (membunuh Brigadir J), karena Ferdy Sambo menyampaikan saya ingin bunuh Yosua," kata Kapolri.
Ketika itu, Bharada E dijanjikan akan dilindungi oleh Ferdy Sambo. Sebagai jenderal bintang dua dan menjabat Kadiv Propam, kemungkinan Bharada E mengamini tawaran Ferdy Sambo.
"Kalau kamu siap (Bharada E), saya lindungi. Dengan keyakinan itulah (Bharada E) mempertahankan kesaksian soal tembak menembak," ujarnya.
Berita Terkait
-
Tak Ingin Tangan Jenderal Berlumur Darah, Bharada E Ambil Alih Tembak Brigadir J Setelah Mendengar Bisikan Ini
-
5 Fakta Mengejutkan Diungkap Bripka RR, Brigadir J Marah Lihat Kuat Ma'ruf Lakukan Ini, Perkosaan Istri Ferdy Sambo Hoaks?
-
Dibongkar Bripka RR, Ada Pertengkaran Brigadir J dan Kuat Maruf hingga Gambarkan Kondisi Istri Ferdy Sambo
-
Belum Terungkap Kisah Brigadir J dengan Bayi Bermarga Simanjuntak dan Hutabarat yang Diimpikan Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele
-
Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona
-
Pemain Bongkar Borok PSSI-nya Tunisia Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Jepang Juara Piala Dunia 2026? Deretan Rekor Samurai Biru Usai Tebas Tunisia
-
Frenkie de Jong Dihujani Kritik Usai Belanda Menang 5-1 Van Dijk Pasang Badan
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
-
Aksi Bersih-bersih Suporter Jepang Dianggap Munafik, Hajime Moriyasu Sampai Buka Suara
-
Baru 25 Menit Spanyol Pesta Gol ke Gawang Arab Saudi, Mikel Oyarzabal Borong Gol
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499