/
Minggu, 18 September 2022 | 07:04 WIB
Kolase foto Ferdy Sambo bersama istri, Putri Candrawathi bersama mendiang Briagdir J. (Instagram @kadivpropam/pixabay/EmAji)

SuaraBandung.id - Ada satu kejadian dimana Brigadir J dikatakan sempat menolak ajakan masuk kamar istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Namun, Brigadir J akhirnya menyerah juga dan mau masuk ke kamar istri Ferdy Sambo setelah diajak Bripka RR.

Diberitakan sebelumnya di tasikmalaya.suara.com, Brigadir J ternyata sempat menolak masuk ke kamar istri Ferdy Sambo.

Ajakan istri Ferdy Sambo ini ditolak Brigadir J, hingga akhirnya sang ajudan tak mampu lagi menolak.

Dari dugaan yang ada, Brigadir J menolak masuk ke kamar istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi lantaran bertengkar dengan Kuat Ma'ruf.

Peristiwa tersebut terjadi hanya sehari sebelum Brigadir J ditembak mati Bharada E.

Brigadir J yang sempat menolak masuk kamar akhirnya menemui istri Ferdy Sambo setelah diminta Bripka RR atas perintah istri Ferdy Sambo.

Ketika itu diakui Bripka RR, Putri menanyakan keberadaan Brigadir J.

Bripka RR mengatakan, setelah itu akhirnya Brigadir J mau menghampiri istri Ferdy Sambo di kamarnya. 

Baca Juga: Ini Video Paling Dicari 'Injak' Wong Cilik dengan Pamer Kemewahan, Kader PDIP yang Jadi Banggar DPR bak Sultan Merokok di Jet Pribadi

Diberitakan sebelumnya, Putri menelepon Bharada E untuk menanyakan keberadaan Bripka RR.

Putri meminta Bripka RR dan Bharada E segera kembali ke rumah lantaran ada masalah yang terjadi.

Ketika Bripka RR dan Bharada E tiba di rumah, kondisi di lantai satu sepi, tidak orang.

Setelah itu Bharada E dan Bripka RR naik ke lantai dua, lalu melihat Susi menangis dan Kuat Ma'ruf dalam keadaan marah.

Kolase foto Bripka RR dan Brigadir J. Bripka RR mengatakan jika ada ketakutan Brigadir menembak Kuat Ma'ruf. (sumber: polar tv/@kadivpropam)

Ketika itu, Bripka RR menanyakan alasan Kuat Ma'ruf marah, lalu sang sopir mengatakan melihat kekurangajaran Brigadir J.

Pernyataan tersebut diungkap Bripka RR melalui kuasa hukumnya, Erman Umar.  

Load More