SuaraBandung.id - Hal mengerikan yang ada di kasus mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo diungkap Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo.
Dia menyebut jika apa yang dilakukan Ferdy Sambo pada bawahannya adalah sebuah pertempuran, lantaran ada yang ditembak bukan tertembak.
Hingga saat ini motif pembunuhan Brigadir J masih tidak jelas pangkalnya.
Apalagi Polri hingga kini belum mengumumkan motif sebenarnya dari pelaku utama di antara lima tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Belum lagi polisi diduga masih ragu akan dikenakan pasal apa yang adil untuk Ferdy Sambo yang saat ini disebut sebagai dalang pembunuhan Brigadir J.
Gatot Nurmantyo menilai, yang terjadi saat ini ada integritas anggota kepolisian sedang diuji.
Lebih dari itu, mencuatnya kasus Ferdy Sambo ini malah terlihat terjadi pembelahan di tubuh Polri.
Anggota kepolisian terbelah menjadi dua kubu gegara kasus Ferdy Sambo yang ada dalam pusaran hukum atas kasus dugaan pembunuhan berencana pada Brigadir J.
"Saya melihat ini ada pertempuran di internal polisi," kata Gatot Nurmantyo dikutip akun TikTok @snack_berita.
"Antara polisi yang bajingan, pengkhianat, pembunuh, mengkoordinir judi, yang tidak manusiawi bahkan nggak masuk akal anak buahnya sendiri dibunuh," katanya.
"Dengan polisi yang profesional, bermoral, dan mewujudkan keadilan," ucap Gatot menambahkan.
Dalam pertempuran dua kubu polisi di tubuh Polri ini dikatakan Gatot pertaruhan sangat berbahaya bagi institusi.
"Dua kelompok ini yang sedang bertempur di kepolisian," jelasnya.
"Taruhannya sangat berbahaya. Kalau pertarungannya seperti itu yang kalah mau nggak mau harus menyesuaikan dengan yang menang," ujarnya.
Dengan kondisi saat ini, Gatot Nurmantyo mengkhawatir jika pertempuran itu dimenangkan oleh kelompok kepolisian yang disebutnya sebagai bajingan.
Berita Terkait
-
Polri Cuek Diundang Podcast Kasus Ferdy Sambo, Deddy Corbuzier Bongkar Hasil Survei 48 Ribu Orang atas Terbunuhnya Brigadir J
-
Ferdy Sambo Siap Tanggung Jawab atas Kematian Brigadir J, Komnas HAM Ngotot Tidak Ada Perintah Membunuh
-
Beredar Video dan Foto Kengerian di Rumah Ferdy Sambo, sang Jenderal Hanya Bisa Pasrah Semua Terbongkar, Cek Faktanya di Sini
-
Istri Ferdy Sambo Pegang Kendali hingga Brigadir J Serahkan Nyawa demi Tugas Khusus Membongkar si Polwan Cantik
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Bukan Cuma Rocker Sangar, Sang Anak Bongkar Sifat Asli Donny Fattah yang Tak Diketahui Publik
-
Gubernur Sumbar Dukung Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Bermedsos: Demi Masa Depan Generasi Bangsa
-
Bolehkah Menghirup Inhaler saat Puasa? Begini Hukumnya Menurut Syariat
-
Anak Ungkap Penyebab Donny Fattah Meninggal: Autoimun hingga Jantung
-
Puasa Kurang Berapa Hari Lagi? Hitung Mundur Lebaran Idulfitri 1447 H
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Mengenal BUDDY, Alat Deteksi Dini Kanker Payudara Karya Mahasiswa Brawijaya
-
Niat Sholat Hajat 2 Rakaat di Bulan Ramadan, Amalkan Doa Ini Agar Segera Terkabul
-
BBM Aman 20 Hari ke Depan, Yakin Nggak Panik saat Mudik Nanti?
-
Perjalanan Karier Vidi Aldiano Si "Duta Persahabatan", Menginspirasi Lewat Karya dan Resiliensi