/
Sabtu, 17 September 2022 | 16:28 WIB
Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantho lihat ada pertempuran di kasus Ferdy Sambo. (youtube refly harun/dok polri)

SuaraBandung.id - Hal mengerikan yang ada di kasus mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo diungkap Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo.

Dia menyebut jika apa yang dilakukan Ferdy Sambo pada bawahannya adalah sebuah pertempuran, lantaran ada yang ditembak bukan tertembak.

Hingga saat ini motif pembunuhan Brigadir J masih tidak jelas pangkalnya. 

Apalagi Polri hingga kini belum mengumumkan motif sebenarnya dari pelaku utama di antara lima tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Belum lagi polisi diduga masih ragu akan dikenakan pasal apa yang adil untuk Ferdy Sambo yang saat ini disebut sebagai dalang pembunuhan Brigadir J.

Gatot Nurmantyo menilai, yang terjadi saat ini ada integritas anggota kepolisian sedang diuji.

Lebih dari itu, mencuatnya kasus Ferdy Sambo ini malah terlihat terjadi pembelahan di tubuh Polri.

Anggota kepolisian terbelah menjadi dua kubu gegara kasus Ferdy Sambo yang ada dalam pusaran hukum atas kasus dugaan pembunuhan berencana pada Brigadir J. 

"Saya melihat ini ada pertempuran di internal polisi," kata Gatot Nurmantyo dikutip akun TikTok @snack_berita. 

Baca Juga: Saat Ridwan Kamil Gagal Ajak Bu Cinta 'Malam Jumatan', Mari Kita Kemon, Publik: Asli Curhatan Suami iye mah

"Antara polisi yang bajingan, pengkhianat, pembunuh, mengkoordinir judi, yang tidak manusiawi bahkan nggak masuk akal anak buahnya sendiri dibunuh," katanya.

"Dengan polisi yang profesional, bermoral, dan mewujudkan keadilan," ucap Gatot menambahkan.

Dalam pertempuran dua kubu polisi di tubuh Polri ini dikatakan Gatot pertaruhan sangat berbahaya bagi institusi.

"Dua kelompok ini yang sedang bertempur di kepolisian," jelasnya. 

"Taruhannya sangat berbahaya. Kalau pertarungannya seperti itu yang kalah mau nggak mau harus menyesuaikan dengan yang menang," ujarnya. 

Dengan kondisi saat ini, Gatot Nurmantyo mengkhawatir jika pertempuran itu dimenangkan oleh kelompok kepolisian yang disebutnya sebagai bajingan. 

Load More