SuaraBandung.id - Doa qunut adalah doa yang biasa dibaca ketika kita melaksanakan salat subuh. Walaupun demikian, dalam melaksanakan perkara itu terkadang masih menjadi perdebatan di kalangan umat Islam mengenai hukum dalam membacanya.
Buya Yahya pun memberikan jawaban tentang perkara itu, dilansir dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 13 Oktober 2020.
Buya yahya mengatakan bahwa agar seseorang tidak menyalahkan mazhab yang berbeda dengannya tentang membaca doa qunut, maka seseorang harus berpegang pada satu mazhab supaya orang tersebut tidak terombang-ambing terkait madzhab.
Doa qunut yang sesungguhnya adalah permohonan kepada Allah SWT yang apabila tidak dibaca karena seseorang tidak hafal, maka diperbolehkan untuk membaca doa yang lain. Khususnya dalam madzhab Imam Syafi'i, doa qunut harus tetap dibaca dalam keadaan apapun, namun boleh digantikan dengan doa semisal doa sapu jagad.
Doa qunut sebisa mungkin tidak ditinggalkan karena sekalipun yang dibaca adalah semisal doa lain yang dibolehkan, namun tetap memperoleh pahala yang sama dengan membaca doa qunut.
Salat subuh pun tak boleh sampai ditinggalkan dengan alasan karena tak hafal doa qunut. Karena dengan membaca doa lain pun akan mendapatkan pahala yang sama.
Sebelumnya, Buya Yahya menjelaskan bagaimana jika seseorang tidak hafal doa qunut saat salat subuh. Ia pun menyampaikan hukumnya menurut madzhab Imam Syafi'i.
Adapun doa yang bisa dibaca apabila tidak hafal doa qunut yakni dengan membaca doa sapu jagad:
"Rabbanaa, aatinaa fid dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban naar".
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI
-
Stop Panaskan Opor Berulang! Rahasia Makanan Lebaran Tetap Nikmat dan Bernutrisi
-
Komentar Pekerja Soal WFA Lebaran 2026, Jurus Ampuh Urai Macet, Produktivitas Tetap Gaspol!
-
Bosan dengan Kue Kering? Coba 5 Dessert Hits Ini untuk Hampers Lebaran!
-
Peraturan Baru BGN, SPPG Wajib Kelola Limbah MBG
-
10 Cara Mengelola Sisa Gaji Bulanan Jika THR Habis Terpakai Mudik
-
Gubernur Bobby Nasution Salurkan 10 Ekor Sapi untuk Korban Bencana Jelang Lebaran 2026
-
Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah
-
BRI Perkuat Infrastruktur Digital dan Jaringan Agen saat Libur Lebaran 2026
-
Imam dari Yaman Akan Pimpin Salat Id di Karebosi, Rektor UIN Makassar Sampaikan Khutbah