SuaraBandung.id - Buya Yahya menjawab pertanyaan tentang masjid yang akan dialih fungsi menjadi madrasah untuk tempat mengaji anak-anak.
Alih fungsi itu karena ada tanah yang luas dan akan dibangun masjid besar di tanah tersebut sehingga masjid yang sebelumnya sudah ada akan difungsikan sebagai tempat madrasah supaya tidak menjadi dua masjid di tempat itu.
Buya Yahya pun menjawab bahwa merubah fungsi itu bukan merubah status, dilansir dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 31 Agustus 2022.
"Masjid kecil bangun, (kemudian) ada rezeki bangun karena mau digedekan gak bisa masjid kecil ini. Disebrangnya bangun masjid gede, terbangunlah masjid gede. Masjid kecil tetep masjid," kata Buya Yahya.
Buya Yahya mengatakan bahwa status masjid tidak bisa diubah karena sudah wakaf. Ia pun menyampaikan terkait fungsinya maka boleh dijadikan untuk tempat belajar, namun hukum masjid masih tetap diberlakukan.
"Wanita haid tidak boleh diem di dalamnya, orang junub tidak boleh diam di dalamnya. Kehormatan masjid tetap ada, cuma statusnya gak bisa dirubah, masjid tetap masjid, dijual gak bisa, di ini ga bisa," Buya Yahya melanjutkan.
Buya Yahya mengatakan bahwa masjid yang baru dibangun bisa dijadikan tempat salat berjamaah. Sedangkan masjid yang lama masih bisa dijadikan tempat belajar dan iktikaf.
"Jadi berubah fungsi ok, tapi berubah status nggak. Sebab bagaimana kalau ada masjid gede, ya lebih baik berjamaah disatukan kesana. Masjid ini tetap hukumnya masjid sampai hari kiamat. Tidak bisa diubah menjadi apapun," Buya Yahya menerangkan.
Buya Yahya juga menerangkan perbedaan masjid dengan mushalla. Ia mengatakan bahwa mushalla itu berarti tempat yang memang belum diwakafkan.
Baca Juga: Menjaga Jendela Hati untuk Akhirat, Begini Kata Buya Yahya
"Beda dengan mushalla, mushalla itu adalah istilah bahasa arab itu mushalla tempat shalat. Mushalla di rumah kita, besok bisa jadi gudang," Buya Yahya melanjutkan.
Mushalla di negeri kita itu harus bukan masjid. Mushalla itu belum diwakafkan untuk salat. Belum diniatkan untuk dijadikan masjid," pungkas Buya Yahya.
Berita Terkait
-
Menjaga Jendela Hati untuk Akhirat, Begini Kata Buya Yahya
-
Bagi Dokter yang Meninggalkan Salat Karena Sedang Melakukan Operasi, Begini Kata Buya Yahya
-
Seseorang yang Mati dalam Keadaan Belum Haji, Begini Kata Buya Yahya
-
Bukan Berzina, Buya Yahya Ungkap Ternyata Perbuatan Ini yang Akan Mendapatkan Cambuk 80 Kali
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Dimulai dari Pulomas, Lapangan Padel Bodong di Jakarta Mulai Disegel
-
Beda Pajak Innova Reborn Diesel Matic 2025 vs 2026, Diam-diam Naik?
-
Curiga Ayah Nizam Syafei Terlibat, Ibu Kandung Ngaku Pernah Disiram Air Panas oleh Mantan Suami
-
Pengamat: Sudah Seharusnya Pemprov DKI Tak Beri Izin Lapangan Padel di Pemukiman Sempit
-
Vonis 15 Tahun Kerry Riza Disebut Jadi Alarm Bahaya Bagi Investor dan Direksi BUMN
-
Harga Emas Antam Makin Mahal Dipatok Rp 3,04 Juta/Gram, Berikut Daftarnya
-
Divonis 15 Tahun Penjara, Putra Riza Chalid Pastikan Banding: Sebut Hakim Abaikan Fakta
-
Pernah Adu Nasib di Israel, Begini Nasib Pemain Keturunan Pulau Seram Maluku Sekarang
-
Doa agar Tidak Haus saat Puasa Ramadan, Amalkan agar Ibadah Lebih Khusyuk
-
Geger Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR: Tak Bisa Ditoleransi!