SuaraBandung.id – Dalam salah satu kajian, Ustadz Adi Hidayat pernah mengungkapkan mengenai amalan apabila hati gelisah dan tidur tidak nyenyak.
Hati gelisah dan tidur tidak nyenyak terjadi karena apa yang telah terjadi dalam kehidupan seseorang yang menimpanya.
Ustadz Adi Hidayat pun mengungkapkan solusinya untuk menyembuhkan hati gelisah dan tidur tidak nyenyak.
Lantas, amalan apakah yang dimaksud?
Dilansir SuaraBandung.id dari akun Instagram @ustadzadihidayat, Senin (19/9/2022), berikut ulasannya.
Ustadz Adi Hidayat pun menyebutkan bahwa penyebab hati gelisah dan tidur tidak nyenyak ini biasanya disebabkan oleh terlalu memikirkan dunia.
“Kalau anda terlalu memikirkan dunia, capek kebawa tidurnya. Orang sudah istirahat ini masih memikirkan dunia,” ungkap Ustadz Adi Hidayat.
Gajiku kapan dibayar?, dalam tidurnya, Ustadz Adi Hidayat mencotohkan.
Maka, Ustadz Adi Hidayat mengatakan bahwa hal tersebut sama halnya dengan para pelaku maksiat.
Baca Juga: Tidak Ada Upacara PTDH terhadap Ferdy Sambo, Polri: Diserahkan Saja, Itu Sudah Seremonial!
“Ada orang yang dalam tidurnya masih mencela orang lain,” ungkap Ustadz Adi Hidayat.
Maka dari itu, Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan bahwa ada orang-orang yang tidurnya nyenyak.
“Makanya Nabi (Muhammad SAW) mengajarkan sebelum tidur baca istigfar,” ungkap Ustadz Adi Hidayat.
Nabi saja beristigfar masih 70 sampai 100 kali.
“Selevel nabi Istigfarnya ‘astawfirullah’ masih 70 sampai 100 kali,” lanjutnya.
Selain itu, Rasulullah SAW juga membaca ayat lain, seperti Ayat Kursi, An-Nas, Al-Falaq, Al-Mulk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Menperin: Subsidi Motor Listrik Sedang Dikaji
-
Pendidikan Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Dikritik Usai Usul Gerbong Wanita Dipindah Ke Tengah
-
Tim SAR Lebanon Jadi Korban Rudal Israel saat Misi Penyelamatan Sipil
-
Opini: Menelaah Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!
-
Catut Nama OJK, Satgas Pasti Hentikan Kegiatan Malahayati
-
Banyak Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Ulang Tahun di Hari Tragedi
-
Misteri Kasus Andrie Yunus: Tak Ada SP3 Polda Metro, Tapi Masuk Sidang Militer
-
Kemendagri Kasih Paham Rudy Mas'ud, Sentil Penggunaan Anggaran Kaltim
-
Opini: Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar