SuaraBandung.id - Seorang jamaah bertanya kepada Buya Yahya tentang cara melembutkan hati seorang ibunda di rumah. Ia mengaku bahwa sebagai anak sudah berusaha meluruskan dan menasihati dalam kebaikan.
Buya Yahya pun menjawab pertanyaan itu. Buya Yahya mengatakan bahwa solusi untuk hal itu dimulai dari sikap anak terlebih dahulu.
"Mulailah dari anda harus berlembut hati terlebih dahulu, artinya perilaku apapun dari orang tua tidak boleh menjadikan anda emosi. Tidak boleh menjadikan anda marah-marah saja, tidak boleh menjadikan anda punya perilaku yang tidak baik, mungkin dari ini dari anda dulu," Buya Yahya menjelaskan.
Buya Yahya juga mengatakan bahwa seorang anak harus meningkatkan kualitas kesabaran kepada ibu dan ayahnya. Anak harus mengingatkan dengan cara terbaik dan tidak emosi apabila ada perilaku yang tidak baik dari orang tua.
Buya Yahya pun menyampaikan bahwa terkadang sikap kita mengingatkan orang tua itu dapat berubah dengan kesombongan. Maka kesombongan itu bisa menjadikan orang tua maupun orang lain benci kepada kita.
"yang baik, cara yang tepat ya, jangan dikit-dikit marah-marah, akhirnya dengan cara yang halus," Buya Yahya mengungkapkan.
Buya Yahya mengungkapkan bahwa perilaku kita yang baik kepada orang tua dalam keseharian itu jauh lebih mudah membuka hati daripada melalui kata-kata atau ucapan.
"bahwasanya kebaikan yang anda lakukan tulus karena Allah itu menjadikan sebab kebuka hatinya," Buya Yahya melanjutkan.
Selain itu, Buya Yahya juga menyampaikan amalan untuk melembutkan hati yakni dengan bersedekah kepada anak yatim. Bersedekah kepada anak yatim dapat diniatkan untuk ibunda. Kemudian juga melakukan shalawat.
Baca Juga: Hati Gelisah dan Tidur Tidak Nyenyak? Amalkan Ini Ungkap Ustadz Adi Hidayat
Adapun doa-doa dipersilahkan untuk meminta kepada Allah, namun amal-amal nyata itu penting sekali agar dilembutkan oleh niat.
Buya Yahya menegaskan bahwa kesabaran, ketabahan, ketulusan dan kelembutan kita akan merubah orang lain sehingga mereka menjadi lembut seperti kita, maka kita yang terlebih dahulu meningkatkan perilaku kita.
Ceramah Buya Yahya tentang melembutkan hati seorang ibunda itu dilansir dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 19 September 2022.
Berita Terkait
-
Sudah Menjadi Perilaku, Ternyata Ini Makna Muhasabah Menurut Gus Baha
-
Seorang Jamaah Pernah Mendengar Hadits Tentang Curhat, Buya Yahya: Gak Boleh Diam-diam
-
Mengikuti Sebuah Thoriqot dari Seorang Mursyid Namun Tak Mampu Menjalankan Amalan, Begini Kata Buya Yahya
-
Zakat untuk Paman di Kampung, Buya Yahya: Tidak Berhak Menerima Zakat
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim