/
Senin, 19 September 2022 | 08:16 WIB
Buya Yahya (YouTube Al-Bahjah TV)

SuaraBandung.id - Seorang jamaah bertanya kepada Buya Yahya tentang zakat untuk pamannya di kampung. Paman itu menurutnya bukan termasuk kategori orang yang kurang makan.

Ia mengatakan pamannya mempunyai kebun jati dan tabungan yang disahamkan kepada sepupu-sepupu di Jakarta.

Ia pun takut salah membayar zakat karena memberikan zakat kepada pamannya itu.
Buya Yahya pun menjawab bahwa paman tersebut jika dia orang mampu, maka tidak berhak menerima zakat. Buya Yahya juga memberikan contoh.

"Tidak ada zakat untuk ustadz nggak ada. Kalau ustad fakir, iya, selesai. Anda lebih tau kalau begitu," kata Buya Yahya.

Buya Yahya juga mengatakan bahwa kalau ingin memberikan barokah Al-Quran maka tidak lewat zakat.

"Barokah Al-quran, kalau barokah jangan dikasih dari duit zakat dong," Buya Yahya mengungkapkan.

"Selain dari duit zakat, kalau zakat jangan diberikan," tambah Buya Yahya.

Buya Yahya mengatakan bahwa ustaz pun tidak berhak menerima zakat. Itu hanya melebarkan makna fi sabilillah dan menjadikan dzalim pada orang fakir.

Buya Yahya kembali menegaskan bahwa kalau memang paman itu mampu, maka tidak berhak menerima zakat. Penjelasan Buya Yahya itu dilansir dari video kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 19 September 2022.

Baca Juga: Sadar Ada Masalah di Negara Ini, Pengacara Brigadir J Ajak Masyarakat Pilih Presiden yang Bertanggung Jawab di 2024

Load More