SuaraBandung.id - Kamu harus tahu, jika seorang Luhut Binsar Panjaitan saja mengungkap soal identitasnya saat bicara politik.
Luhut Binsar Panjaitan yang dikenal sebagai menteri segala bisa ini mengungkap soal identitas diri dalam diskusi ringan bersama Rocky Gerung.
Tak ada yang menyangka jika selama ini barisan Presiden Joko Widodo selalu menggaungkan anti politik identitas, malah diungkap secara jelas oleh Luhut Binsar Panjaitan yang merupakan orang dekat presiden.
Saat ini Luhut Binsar Panjaitan menjabat sebagai posisi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia.
Luhut Binsar Panjaitan termasuk orang yang sering bersuara lantang bila ada tokoh lain yang berbicara identitas di kancah politik.
Nah, sekarang giliran dirinya yang mengatakan tidak akan bisa menjadi Presiden Republik Indonesia, dengan mengeksploitasi identitas RAS.
Secara terbuka, Luhut mengatakan bukan tidak percaya diri untuk maju sebagai calon presiden di 2024 nanti. Akan tetapi, dia mengaku tidak mungkin lantaran menganggap diri minoritas.
Bahkan dengan posisinya yang minoritas, Luhut mengatakan tidak perlu memaksakan diri mencalonkan menjadi Presiden.
Secara jelas dan terbuka, Luhut mengatakan jika bukan orang Jawa maka lupakan untuk mencalonkan diri menjadi presiden.
Baca Juga: Para Ahli Surga yang Telah Meninggal Dunia, Buya Yahya: Bukan di Surga
“Harus tahu diri juga lah (untuk nyapres). Kalau kau enggak orang Jawa pemilihan langsung hari ini udah lupain deh," kata Luhut di acara kanal Rogerisme, Kamis (22/9/2022).
"Saya enggak tahu 25 tahun lagi. Enggak usah memaksakan diri (mencalonkan Presiden) sakit hati,” kata Luhut.
Bukan itu saja, Luhut juga mengecilkan diri lantaran merasa dari kalangan minoritas, suku Batak dan agama Kristen.
“Saya double minoritas udah Batak Kristen lagi. Jadi, saya bilang sudah cukup itu ngapain saya nyakitin diri saya,” lanjutnya.
Tak mau memperpanjang bahasan capres, Luhut kemudian mengatakan untuk mengabdi pada negara tidak perlu menjadi presiden.
“Apa harus jadi presiden (mengabdi pada negara) kau bisa ngabdi, kan enggak juga,” katanya.
Berita Terkait
-
Saat Ridwan Kamil Gagal Ajak Bu Cinta 'Malam Jumatan', Mari Kita Kemon, Publik: Asli Curhatan Suami iye mah
-
Seperti Tahu Dalaman Bjorka, Rocky Gerung Minta Pemerintah Jujur agar Tidak Ada Hacker
-
Pengacara Brigadir J: Orangtua Bharada E Disekap di Mako Brimob
-
Reza Rahadian Tampil Pakai Busana Pria Jawa Tempo Dulu, Penampilan Gagahnya Bikin Warganet Meleleh
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali