Bisnis / Makro
Rabu, 11 Februari 2026 | 08:57 WIB
IHSG hari ini [Antara]
Baca 10 detik
  • BEI menghentikan sementara perdagangan tiga emiten (EDGE, EURO, NZIA) karena pergerakan harga tidak wajar mulai Rabu, 11 Februari 2026.
  • Suspensi ini bertujuan memberikan masa pendinginan bagi investor agar mempertimbangkan kembali keputusan investasi mereka dengan matang.
  • Empat saham sebelumnya disuspensi (LION, STAR, IBOS, ENZO) diizinkan kembali diperdagangkan setelah masa evaluasi dianggap cukup.

Suara.com - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengambil langkah preventif guna menjaga stabilitas pasar modal.

Terhitung mulai sesi I perdagangan hari Rabu (11/2/2026), BEI resmi memberlakukan penghentian sementara (suspensi) terhadap tiga emiten yang menunjukkan pergerakan harga tidak wajar.

Ketiga saham yang terkena sanksi administratif tersebut adalah PT Indointernet Tbk (EDGE), PT Estee Gold Feet Tbk (EURO), dan PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA). Langkah ini diambil menyusul lonjakan harga kumulatif yang dinilai terlalu signifikan dalam waktu singkat.

Berdasarkan pantauan data pasar melalui Stockbit, pergerakan ketiga saham tersebut memang mengundang perhatian serius dari otoritas pengawas. Berikut adalah rincian performa bulanan mereka:

NZIA (PT Nusantara Almazia Tbk): Mencatatkan kenaikan paling fantastis sebesar 171,9% hanya dalam satu bulan.

EURO (PT Estee Gold Feet Tbk): Melambung hingga 64,1% pada periode yang sama.

EDGE (PT Indointernet Tbk): Meski hanya naik tipis sekitar 6,4%, pola transaksinya memicu alarm pengawasan BEI.

Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan sebagai masa cooling down.

"Langkah ini adalah bentuk perlindungan bagi para investor. Kami ingin memberikan ruang bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan kembali keputusan investasi mereka berdasarkan informasi yang tersedia secara matang," jelasnya dalam keterbukaan informasi resmi, Rabu (11/2/2026).

Baca Juga: Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas

Empat Saham Kembali Melantai

Berbeda nasib dengan tiga emiten di atas, BEI justru memberikan "lampu hijau" bagi empat emiten lainnya untuk kembali diperdagangkan mulai hari ini. Keempat saham tersebut sebelumnya sempat digembok akibat isu serupa, yakni lonjakan harga yang ekstrem.

Daftar saham yang kini sudah bisa diperdagangkan kembali adalah:

PT Lion Metal Works Tbk (LION): Disuspensi sejak 10 Februari 2026.

PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR): Dibekukan sejak 29 Januari 2026.

PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS): Menjalani masa suspensi sejak 23 Januari 2026.

PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO): Dihentikan sementara sejak 27 Januari 2026.

BEI menilai masa evaluasi untuk keempat emiten ini telah cukup, sehingga investor dapat kembali melakukan aktivitas jual-beli pada sesi pertama perdagangan hari ini.

Load More