- Easycash memprediksi penyaluran pinjaman meningkat seiring momentum hari besar keagamaan yang mendorong kebutuhan konsumsi.
- Easycash mengoptimalkan penyaluran pendanaan musiman dengan strategi pemasaran digital dan akuisisi pengguna rutin.
- Generasi Z dan Milenial menghadapi tantangan mengelola keuangan sehat akibat keputusan finansial tanpa panduan memadai.
Suara.com - Platform pinjaman daring Easycash memprediksi adanya peningkatan penyaluran pinjaman menjelang momentum hari-hari besar keagamaan, seperti Imlek, Ramadan, dan Lebaran.
Hal ini seiring dengan kebutuhan yang banyak dibutuhkan oleh nasabah. Dalam hal ini, Head of Corporate Affairs Easycash, Wildan Kesuma, mengatakan bahwa hari besar kerap menjadi pendorong utama naiknya kebutuhan konsumsi, yang pada akhirnya turut berdampak pada permintaan pembiayaan.
"Pada umumnya konsumsi meningkat didorong oleh hari-hari besar," kata Wildan di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Dia membeberkan untuk mengoptimalkan penyaluran pendanaan pada momen musiman seperti Ramadan, Easycash tetap mengandalkan strategi akuisisi pengguna dan pemasaran digital yang telah berjalan secara rutin.
Sebagai platform pinjaman berbasis aplikasi, promosi dan pengiklanan menjadi bagian dari strategi bisnis.
"Semoga mulai bisa diadaptasi, bisa mulai ditangkap oleh masyarakat. Dimulai dengan edukasi sebelum ada penggunaan produk. Itu yang kita lakukan," lanjutnya.
Selain itu, dia mengatakan, banyaknya permintaan pinjaman membuat generasi muda Indonesia dari kalangan Gen Z dan Milenial menghadapi tantangan baru. Salah satunya, dalam mengelola keuangan secara sehat.
"Banyak anak muda mulai mengambil keputusan finansial, namun tanpa panduan yang memadai," ujar Wildan.
Akibatnya, gaji atau uang jajan kerap habis lebih cepat dari rencana, utang diambil tanpa perhitungan, dan risiko finansial baru disadari setelah masalah muncul.
Baca Juga: Daftar Lengkap Pinjol Legal Berizin OJK: Update Februari 2026
"Gen Z dan milenial hidup di tengah arus informasi dan pilihan yang serba cepat, sehingga rentan salah langkah dalam mengambil keputusan finansial," tandasnya.
Berita Terkait
-
Daftar Pinjol Berizin Resmi OJK: Update November 2025
-
Banyak Orang Masih Sulit Akses Kredit, Pindar Jadi Solusi?
-
Adakah Pinjaman Tanpa BI Checking? Jangan Mudah Tergiur, Cek Dulu Hal Penting Ini!
-
OJK Sambut Baik Wacana QRIS Jadi Acuan Pinjaman Kredit di Pindar
-
Adira Finance Dapet Dana Jumbo USD 100 Juta dari MUFG Singapura, Buat Apa?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun