SuaraBandung.id – Dalam salah satu kajian, Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan bagaimana cara menyambut Maulid Nabi.
Di tahun 2022 ini, peringatan Maulid Nabi jatuh pada tanggal 8 Oktober 2022.
Memperingati Maulid Nabi, bagi sebagian kalangan umat Islam masih menjadi kontroversi.
Untuk itu, Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan bagaimana cara menyambut Maulid Nabi.
Dilansir SuaraBandung.id dari kanal YouTube Ceramah Pendek, Rabu (5/10/2022), berikut ulasannya.
Maulid artinya hari lahir yakni merujuk pada waktu kelahiran. Apabila dikaitkan dengan Nabi, maka itu merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Momentum kelahiran Nabi Muhammad SAW dihidupkan atau dikenang kembali, dikarenakan pada saat setelah Nabi Muhammad SAW wafat, manusia pada zaman itu mulai lupa akan tuntunan dan ajaran Nabi.
Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan bahwa cara menyambut maulid Nabi yaitu dengan gembira atas lahirnya dan kehadiran Nabi Muhammad SAW sudah sepatutnya, sebab yang menolak kehadiran Nabi SAW adalah kufur.
"Jadi secara bahasa, mustahil kita menolak maulid dan maulud, kita mengakui adanya maulid dan maulud, bagaimana menyikapinya? Kita Berbahagia dengan itu semua dan menghadirkan tuntunan Nabi SAW dalam kehidupan sehari-hari sesuai syariat Islam," jelas Ustadz Adi Hidayat.
Dalam memperingati Maulid Nabi, masyarakat di beberapa Indonesia memuliakan hari istimewa ini dengan cara dan kebiasaan masing-masing.
Semua itu dilakukan sebagai salah satu bentuk ekspresi cinta terhadap Nabi Muhammad SAW.
Segala sesuatu yang mengantarkan kepada kebaikan maka menjadi perangkat yang benar untuk dilaksanakan.
Itulah penjelasan Ustadz Adi Hidayat mengenai cara menyambut Maulid Nabi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
LTS Jakarta 2026 Selesai Digelar: Awal dari Lahirnya Bintang Timnas Indonesia
-
Siapa Sasaran Sensus Ekonomi 2026? Ini Daftar Lapangan Usaha yang Didata
-
Ketika Sistem Gagal Melindungi Korban: Dilema Moral Teach You a Lesson
-
Menyambangi Gua Hira, Ruang Sunyi di Puncak Jabal Nur
-
Mantan Presiden Timor Leste Francisco Guterres Meninggal Dunia Setelah Jalani Perawatan Intensif
-
Messi Incar Tiket Menang, Prediksi Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026
-
Makin Memanas Jelang Muktamar Ke-35! Cak Imin Minta Oknum yang 'Main-main' di NU Segera Didepak
-
Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Pakai Baju Oranye dan Tangan Terikat, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel