SuaraBandung.id – Rusia telah mengintensifkan serangan terhadap Zaporizhzhia setelah mengklaim telah mencaplok Oblast Zaporizhzhia, bersama dengan tiga wilayah Ukraina yang diduduki sebagian.
Tidak seperti di oblast Donetsk, Luhansk, dan Kherson, Zaporizhzhia adalah satu-satunya ibu kota regional yang diklaim telah dianeksasi yang tetap berada di bawah kendali Ukraina.
Namun, Zaporizhzhia menanggapi klaim aneksasi Rusia dengan ungkapan bahwa mereka telah putus dengan Rusia selamanya.
Pada 6 Oktober, pasukan Rusia juga menyerang kota itu dengan rudal, menewaskan 19 orang.
Rusia kembali meluncurkan 12 serangan udara di Zaporizhzhia. Sebagian besar roket menghantam gedung-gedung apartemen dan rumah-rumah pribadi.
Menurut Gubernur Oblast Zaporizhzhia Oleksandr Starukh, 12 orang tewas, 49 lainnya terluka, termasuk enam anak-anak.
Presiden Volodymyr Zelensky menyebut serangan Rusia terhadap warga sipil sebagai "kejahatan mutlak," menambahkan bahwa Rusia adalah "biadab dan teroris."
Serangan Rusia merusak parah sebuah bangunan perumahan sembilan lantai, dengan salah satu bagian bangunan hancur total.
Sumber: The Kyiv Independent
Baca Juga: Al Fatihah hingga An Nas, Ustaz Adi Hidayat: Bukan Sekadar Bacaan
Berita Terkait
-
Menteri Luar Negeri Ukraina Sebut Putin Tidak akan Menghancurkan Ukraina, Namun Membuat Teror di Kota yang Damai
-
SBY Ungkap Kondisi Perang Rusia-Ukraina, China vs Taiwan: Perang Nuklir Bisa Jadi Kenyataan
-
Kebijakan Joe Biden Ubah Ukraina Jadi Neraka, Rusia Beri Peringatan Terakhir hingga Siap-Siap Perang Total
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu
-
Kondisi Marc Marquez usai Terlempar ke Gravel di MotoGP Spanyol
-
Ronce Melati di Siraman Syifa Hadju Naik Daun, Didiet Maulana Persilakan Perajin untuk Duplikasi
-
Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan
-
Jadwal IBL 2026 Pekan ke-13: Dewa United Tantang Satria Muda di Bandung
-
Tes Manajer Koperasi Merah Putih Apa Saja Soalnya? Simak Bocoran Kisi-kisinya
-
Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43
-
Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram
-
Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump
-
Terungkap! 5 Fakta Mengerikan Kasus Kekerasan Berantai di Daycare Little Aresha Jogja