SuaraBandung.id – Rusia kembali melancangkan serangan rudal ke ke ibu kota Ukraina pada Senin (10/10/2022).
Dalam serangan tersebut, dilaporkan delapan orang meninggal dunia dan 24 orang lainnya terluka dalam serangan rudal di Shevchenkivskyi, sebuah distrik di tengah kota Kyiv.
Serangan tersebut dilancangkan Rusia sehari setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menuduh intelijen Ukraina melakukan apa yang dia klaim sebagai "serangan teroris" di Jembatan Kerch.
Putin mengatakan "intelijen Ukraina" berada di balik ledakan 8 Oktober yang merusak jembatan strategis yang menghubungkan Rusia dengan semenanjung Krimea.
Ledakan tersebut menyebabkan dua jalur hancur, memperumit rantai pasokan militer Rusia yang sudah terganggu di selatan Ukraina saat Kyiv terus melakukan serangan balasan di daerah tersebut.
Menghadapi banyak kekalahan di medan perang, Rusia mengintensifkan serangan terhadap infrastruktur sipil, menewaskan sedikitnya 12 orang dalam serangan terhadap sebuah gedung apartemen di Zaporizhzhia.
Dilansir dari The Kyiv Independendet pada Selasa (11/10/2022), Presiden Volodymyr Zelensky menyebut serangan Rusia terhadap warga sipil sebagai "kejahatan mutlak", menambahkan bahwa Rusia adalah "biadab dan teroris."
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba menyebutkan dalam Twitter bahwa Putin tidak akan menghancurkan Ukraina, namun, ia akan melakukan teror di kota Ukraina yang damai.
"Satu-satunya taktik Putin adalah melakukan teror di kota-kota Ukraina yang damai, tetapi dia tidak akan menghancurkan Ukraina," kata Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba di Twitter, dilansir dari Suara.com, Selasa (11/10/2022).
Baca Juga: Al Fatihah hingga An Nas, Ustaz Adi Hidayat: Bukan Sekadar Bacaan
Sehingga, selain di kota Kyiv, ledakan pun terdengar di kota-kota Zhytomyr, Khmelnytsky, Dnipro, Lviv, dan Ternopil.
Berita Terkait
-
SBY Ungkap Kondisi Perang Rusia-Ukraina, China vs Taiwan: Perang Nuklir Bisa Jadi Kenyataan
-
Kebijakan Joe Biden Ubah Ukraina Jadi Neraka, Rusia Beri Peringatan Terakhir hingga Siap-Siap Perang Total
-
MENEGANGKAN! Mobil Milik Vladimir Putin Diserang, Suara Ledakan Hebat Terdengar, Begini Nasib Presiden Rusia
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Manajer Bongkar Pendapatan Fajar SadBoy Setahun, Cuma Segini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam