SuaraBandung.id - Kita terkadang mempercayai bahwa orang lain dapat membantu kita dalam merubah keadaan ataupun nasib.
Padahal, yang mampu menolong manusia hanyalah Allah. Allah yang telah mewujudkan manusia dari sesuatu yang tidak ada menjadi ada.
Sebagaimana diungkapkan oleh Gus Baha dalam satu ceramahnya, kita tidak dapat menyalahkan orang lain atas apa yang terjadi pada diri kita.
Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal TikTok @nasnshn01, berikut ulasannya.
Gus Baha mengungkapkan bahwa manusia dahulu tidak ada, kemudian Allah wujudkan manusia sehingga manusia itu menjadi ada.
"Makanya Allah mengajari kita apa? Katakan manusia itu siapa, manusia adalah makhluk wujud yang dulu tidak ada," ungkap Gus Baha.
Gus Baha kemudian menjelaskan bahwa nasib kehidupan seorang manusia tidak dapat digantungkan kepada manusia lainnya.
"Sekarang banyak nggak orang yang udah kaya sebelum pak Jokowi jadi presiden, sebelum pak SBY jadi presiden, banyak nggak yang sudah kaya sebelumnya, banyak kan? Artinya yang mengkayakan itu presiden atau Allah?," Jelas Gus Baha.
"Sekarang kamu miskin, kamu nggak bisa menyalahkan pak Jokowi (karena) sebelum pak jokowi presiden (itu) kamu sudah miskin," tambah Gus Baha.
Gus Baha lalu menyampaikan bahwa takdir manusia sudah ditentukan oleh Allah dan manusia jangan terjebak dengan hukum modern.
"Ya, lha artinya yang memiskinkan itu presiden atau takdir? Takdir, makanya kita miskin karena kehendak Allah, kita kaya semuanya karena Allah, tapi kita terjebak hukum modern, (misal kalau) anak presiden, itu sejahtera," pungkas Gus Baha.
Berita Terkait
-
Ini yang Seharusnya Dicapai oleh Orang Beriman, Gus Baha: Bukan Takut Neraka
-
Kematian Justru Bisa Menghentikan Keburukan, Apa Maksudnya? Ini Kata Gus Baha
-
Rumah dan Kenangan di Dalamnya, Gus Baha: Jangan Jadikan Kuburan!
-
Banyak Hal yang Tidak Mungkin Diciptakan oleh Manusia, Apa Saja? Ini Kata Gus Baha
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Jadwal Imsak Kota Padang Kamis 26 Februari 2026, Boleh Makan Setelah Imsak?
-
Sahabat-AI: Platform AI Lokal Resmi Rilis, Siap Saingi AI Global
-
Raisa Umumkan Konser Spesial Juni 2026, Pra-Registrasi Tiket Sudah Dibuka
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Bursa Transfer Juventus: Michele Di Gregorio Jadi Biang Kerok, Alisson Becker Masuk Radar
-
Jadwal Imsak Kota Malang Kamis 26 Februari 2026, Kapan Batas Akhir Sahur?
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Definisi Sehidup Semaling, Pasangan Ini Tetap Mesra di Kantor Polisi
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara