SuaraBandung.id - Gugatan cerai yang dilayangkan oleh Anne Ratna Mustika, Bupati Purwakarta saat ini telah memasuki sidang perceraian yang ketiga.
Walaupun begitu, Dedi Mulyadi menyikapinya dengan santai dan berusaha untuk tegar.
Hal ini disampaikan langsung oleh Dedi mulyadi di laman akun Instagram pribadinya. Dedi Mulyadi menjelaskan jika kebahagiaan untuk diri sendiri merupakan suatu hal yang egois.
Dedi Mulyadi berkata soal ini pun bertujuan untuk memberi tahu kepada anak - anaknya bahwa kebahagiaan adalah ketika kehadiran kita menjadi penghibur untuk orang lain.
“Ingatlah anak - anakku. Jika kebahagiaan yang kalian cari adalah untuk diri sendiri, maka itu bukan kebahagiaan, itu adalah egoisme. Karena bahagia adalah saat orang lain bahagia karena kehadiran kita,” tulis Dedi Mulyadi
Dari tulisannya, bisa dilihat jika Dedi Mulyadi sedang berusaha untuk tetap bahagia walaupun sedang diterpa badai. Dedi Mulyadi selalu berusaha untuk mengutamakan kebahagiaan orang lain dibandingkan dirinya sendiri.
Dalam Youtubenya saja, Dedi Mulyadi sering sekali memberikan bantuan kepada banyak orang - orang yang membutuhkan terutama masyarakat di Purwakarta.
Melihat ketegaran yang dituliskan oleh Dedi Mulyadi ini, sontak saja para netizen langsung membanjiri kolom komentar pada unggahan tersebut. Mereka berkomentar dengan memberi semangat kepada sang mantan Bupati Purwakarta tersebut.
“Bpk berjuang untuk rakyat, mengayomi rakyat, figur pemimpin ada bapak, tp keluarga jg butuh waktu dan perhatian bpk, sehat selalu bapak dn klrg,” tulis akun @muth****
Baca Juga: Stephen Curry Borong 33 Poin Saat Golden State Warriors Redam Miami Heat
“Sehat terus ya kang dia hanya kehilangan laki laki yg sudah membuatnya ke atas langit takan lama juga turun kedasar lagi mugia we teu tijalikeuh nya kang urang daroakenwe nu sae,” tulis akun @tedi*****
“Trus pa hiji berbuat baik untuk org2 yg membutuhkan pertolongan. Pokus untuk banyak org jangan pokus untuk satu org. Kebaikan & doa dari orang banyak yg akan menolong kita kelak,” tulis akun @non****
Sebelumnya, Anne Ratna Mustika menggugat cerai suaminya, Dedi Mulyadi karena merasa pernikahannya sudah tidak sesuai dengan syariat agama islam.
(*)
Sumber: Instagram Dedi Mulyadi
Berita Terkait
-
Gestur Dedi Mulyadi Rapikan Taplak di Hadapan Ambu Anne sampai Tunggu Lama untuk Bersalaman
-
Bahtera Rumah Tangga Berlayar Selama 20 Tahun Berakhir Kandas, Neng Anne Jadi Guru Utama Hidup Dedi Mulyadi
-
Dedi Mulyadi Pakai Angkot ke Sidang Cerai, Ternyata Ini Makna yang Jadi Pukulan Telak untuk Bupati Purwakarta
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Puji Lamine Yamal, Hansi Flick: Semua Orang Tahu Kualitasnya
-
Arne Slot Puas Liverpool Hajar West Ham, tapi Bukan Performa Terbaik Musim Ini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Jadwal Imsak Jakarta 2 Maret 2026: Waktu Sahur, Sholat & Doa Puasa Ramadan
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 2 Maret 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
Jadwal Imsak Palembang 2 Maret 2026: Waktu Sholat Lengkap & Doa Niat Puasa Ramadan
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam