/
Jum'at, 04 November 2022 | 21:27 WIB
Habib Kribo menilai jika gerombolan pengikut Rizieq Shihab hanya bermodal sorban untuk mendemo Jokowi. (instagram Habib Kribo)

SuaraBandung.id - Habib Zen Assegaf alias Habib Kribo mengomentari orang-orang yang rajin demo berselimut Aksi Bela Rakyat (AKBAR) diinisiasi oleh Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) pada Jumat 4 November 2022 di Jakarta.

Habib Kribo sampai mengaku malu melihat para tokoh yang mengatasnamakan diri sebagai GNPR.

Melihat kondisi tersebut, Habib Kribo mengatakan jika mereka adalah budak-budak jalanan bertopeng agama.

Menjelang pemilihan presiden 2024 ini, mereka berdalih membela rakyat dan meminta Jokowi mundur.

"Ini mendekati Pilpres, biasa budak-budak jalanan yang bertopeng agama mau atraksi di tengah jalan. Berdalih demo membela rakyat dan mengatakan katanya ingin minta Jokowi mundur," kata Habib Kribo.

Kemudian Habib Kribo mengatakan jika mereka yang turun ke jalan adalah gerombolan habib yang memuja Rizieq Shihab.

Dia lantas menanyakan seberapa dalam ilmu yang dimiliki para gerombolan pengikut Rizieq Shihab.

"Saya malu melihat gerombolan ini, Rizieq ini yang diwakili oleh Habib Muhammad Alatas ini saya juga bingung habib-habib ini apa sih ilmunya Anda," kata Habib Kribo. 

Pria kribo yang mengaku paling NKRI ini menilai jika mereka yang meminta turun Jokowi dari jabatan presiden hanya bermodal sorban dan menjual kepentingan atas nama rakyat.

Baca Juga: Heboh! Video Thariq Lingkarkan Cincin Pada Jari Manis Fuji: Aduh Diiket Gue

"Mereka cuma modal sorban. Saya sekalipun saya ini profesinya bukan ustadz, saya bisa takar ilmu anda," kata pria kribo yang satu barisan dengan Abu Janda dan Denny Siregar. 

"Anda ini cuma modalnya: sorban dan Habib," terangnya.

Demo nyaris ricuh

Sementara itu pantauan di lapangan, Demo Aksi Bela Rakyat (AKBAR) 411 di kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2022) nyaris ricuh.

Situasi nyaris rusuh ketika ulah seseorang provokator membuat kericuhan di tengah kerumunan massa. 

Untungnya gerak-gerik mencurigakan orang tersebut cepat diketahui peserta demo yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR).

Load More