/
Sabtu, 05 November 2022 | 17:12 WIB
Dedi Mulyadi dan Maula Akbar putra sulungnya, pelukan dimomen ulang tahun sang anak. (dokumen tim Dedi Mulyadi)

SuaraBandung.id - Anggota DPR RI yang juga mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi pada Sabtu 5 November 2022 beberkan rahasia besar tentang anak sulungnya. Fakta tersebut yaitu tentang ibu kandungnya. 

Hal itu ia ungkapkan tepat pada momen ulang tahun anaknya ke 23, Dedi mengatakan bahwa anaknya yang memiliki nama lengkap  Ahmad Habibie Bungsu Maula Akbar Mulyadiputra bukan anak dari Anne Ratna Mustika. Melainkan istri pertamanya bernama Sri yang sudah meninggal. 

Dalam keterangan Dedi Mulyadi menjelaskan, seperti apa sosok anak sulungnya yang ternyata diketahui memiliki kehidupan yang sederhana. Maula atau yang akrab disapa Aa Ula itu sudah hidup mandiri terpisah dengannya sejak masuk SMP. 

Dibeberkan, Maula tinggal di sebuah rumah di Perum Cimaung atau kini lebih dikenal dengan Perum Hegar Asih Purwakarta. Sejak lahir hingga sekarang ia selalu berkomunikasi dengan Bahasa Sunda dengan Maula. 

Bahkan, lanjutnya, Maula baru bisa menggunakan Bahasa Indonesia saat mulai sekolah kelas 1 SDN Kahuripan Padjajaran.

“Kelas 1 SMP semester dua sudah rumah sendiri di Cimaung, dulu naik sepeda setiap hari ke SMP. Kemudian masuk SMA 2, orang lain naik motor, naik mobil, Maula pakai sepeda. Dan sepedanya bekas saya,” ujar Kang Dedi.

Uniknya lagi, Maula saat SMA lebih akrab dengan penjaga dan satpam sekolah di banding dengan teman seangkatannya. Lulus SMA, Maula sempat ingin melanjutkan masuk Akademi Kepolisian. Namun ia gagal di tes fisik karena bentuk kakinya rata sehingga dianggap akan cepat lelah dan rentan cedera.

Dan kini Maula pun tercatat sebagai mahasiswa Ilmu Politik Fisip Unpad yang sedang menunggu jadwal sidang skripsi. Dedi Mulyadi sempat bertanya, apa makna kehidupan yang dipahami oleh Maula, menurut Maula hidup itu bertujuan untuk bermanfaat bagi semuanya.

“Prinsip Aa sederhana, apapun ceritanya bisa bermanfaat untuk sesama, alam dan bangsa,” ujar Maula.

Baca Juga: Diguyur Hujan Lebat Sejak Siang, 10 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Cerita pun berlanjut soal sosok Maula yang memang sejak dulu sudah sayang dengan sesama. Suatu saat Kang Dedi pernah menelpon Maula yang ternyata saat itu sedang mengambil rapot anak SD. Anak SD tersebut merupakan anak penjaga sekolah Maula.

Anak tersebut selama ini dirawat dan disekolahkan oleh Maula. Anak tersebut pun perlu perhatian khusus karena seorang berkebutuhan khusus.

“Saya telepon lagi, pernah satu waktu Aa lagi di rumah bersalin dan ternyata dia lagi ngurusin seorang ibu yang mau melahirkan suaminya security di sekolah Aa, orang Atambua beragama Kristen. Kekurangan biaya dan tidak bisa memberikan jaminan dan dibayar oleh Aa,” kata Kang Dedi.

Menurut Dedi, Maula sejak kecil terbiasa hidup mandiri dan pandai menyimpan uang. Sehingga di setiap kesempatan Maula kerap bergerak sendiri membantu orang lain menggunakan uang tabungan miliknya.

Sejak dulu Maula jarang sekali meminta uang pada Dedi. Bahkan sejak kuliah Maula hanya tiga kali dalam setahun meminta uang yang besarnya Rp 6 juta.

“Ini ciri khas Aa Maula. Hidupnya memang penuh perjalanan. Bagi saya apa yang dia lakukan bekal utama bagi hidupnya. Karena meski ayahnya sejak dia lahir seorang pejabat dalam lingkungan fasilitas dinas, Aa tidak pernah bergaya sebagai anak seorang pejabat,” tandasnya. 

Load More