SuaraBandung.id - Babak 16 besar Piala Dunia 2022 dini hari tadi antara Australia vs Argentina cukup mengejutkan.
Pertandingan yang berlangsung di Ahmad Bin Ali, Doha, Minggu dini hari WIB benar-benar menegangkan.
Perlawanan wakil Asia ini benar-benar membuat keteteran Argentina, terlebih jelang pertandingan selesai.
Secara dramatis dalam pertandingan tersebut, Australia mampu memberi perlawanan alot meski akhirnya harus mengakui kekuatan Argentina.
Dalam pertandingan penuh emosi tersebut, Argentina akhirnya mampu mengalahkan Australia 2-1 pada babak 16 besar Piala Dunia.
Atas kemenangan Argentina di Ahmad Bin Ali, Doha, Minggu dini hari WIB, akhirnya Lionel Messi akan bertemu Belanda pada perempat final.
Dua gol Argentina dalam pertandingan tersebut diciptakan oleh Lionel Messi (10') dan Julian Alvarez (57').
Sedangkan Australia mendapat hadiah dari upaya mereka menyerang dan menekan Argentina berupa gol bunuh diri Enzo Fernandez (77'), demikian catatan FIFA.
Pada pertandingan tersebut Argentina mencatat keunggulan 1-0 pada babak pertama.
Baca Juga: Duel Klasik Belanda Vs Argentina Di Perempatfinal Piala Dunia 2022: Menanti Balas Dendam De Oranje
Lionel Messi yang merupakan andalan Timnas Argentina mampu menembus di saat Australia tampil rapi dan terstruktur pertahanan.
Mampu bertahan secara baik, Australian justru tidak mampu menciptakan peluang yang merepotkan kiper Emiliano Martinez.
Sedangkan tim besutan Lionel Scaloni justru tak jauh lebih baik dari lawannya.
Mereka juga kesulitan membuat peluang meskipun memiliki penguasaan bola lebih banyak.
Gol Messi pada 10 menit jelang turun minum membuat Albiceleste unggul.
Proses gol yang cukup apik menyusul bola rebound dari tendangan bebas yang diteruskan oleh Alexis Mac Allister.
Sang kapten Argentina langsung mengeksekusi bola dengan tendangan mendatar melewati sejumlah pemain bertahan Australia, yang ternyata juga gagal diamankan kiper Mathew Ryan.
Gol yang terjadi di pertandingan itu merupakan gol pertama Messi di fase gugur Piala Dunia untuk Argentina.
Masih sangat bernafsu, Messi kemudian bermain lebih berani dan terbuka hingga mendapat ruang dan kesempatan lagi untuk menembak dari luar kotak penalti.
Bola rebound umpan silang dari Molina langsung jadi target Messi, meski eksekusi kurang sempurna dari sang kapten lantaran bola tendangan Messi masih dapat diamankan oleh Ryan pada menit ke-51.
Kemudian pada enam menit berselang sejak melakukan penyelamatan dari tendangan Messi, Ryan melakukan blunder.
Backpass yang tanggung dari Kye Rowles membuat sang kiper berada dalam tekanan untuk mengamankan area gawang.
Hal itu membuka jalan bagi Julian Alvarez untuk mencuri bola dan memasukkannya ke gawang yang kosong.
Australia pun harus kembali kebobolan dan tertinggal dua gol.
Kemudian Australia tak memiliki pilihan lain untuk menyelamatkan nasibnya di Piala Dunia selain menyerang total.
Untuk menambah tajam serangan, Pelatih Graham Arnold memasukkan Craig Goodwind menggantikan Riley McGree.
Dengan masuknya Craig diharapkan membawa perubahan terhadap lini depan yang tumpul.
Didukung oleh Ajdin Hrustic yang menggantikan Keanu Baccus di posisi gelandang, Australia berhasil membuat tekanan berarti bagi Argentina.
Saat serangan gencar dilakukan, lini pertahanan Argentina benar-benar keteran.
Peluang terbaik yang sudah sangat dinantikan Australia datang pada menit ke-77.
Tendangan voli Craig Goodwin dari jarak jauh mengenai muka Enzo Fernandez yang membuat bola terdefleksi dan kiper Martinez tertegun melihat arah bola yang berubah masuk ke gawangnya.
Melihat gol itu terjadi, Scaloni di pinggir lapangan dibuat tak tenang.
Timnya ternyata bisa kebobolan oleh permainan menyerang Australia yang lebih hidup.
Kemudian bek Aziz Behich, memanfaatkan umpan satu-dua.
Bahkan dia mampu tampil solo melewati para pemain Argentina hingga ke depan gawang sebelum tembakannya diblok oleh Lisandro Martinez.
Membalas gol itu, Argentina mendapat peluang emas dua menit jelang injury time.
Messi mengumpan ke Lautaro Martinez yang berdiri tak terkawal di sisi kiri kotak, namun tendangan sang striker melenceng jauh ke atas gawang.
Argentina tak mengendurkan serangan pada tambahan waktu tujuh menit yang diberikan oleh wasit Szymon Marciniak.
Martinez mendapat peluang serupa dari posisi yang sama, namun tendangannya masih dapat diblok kiper Australia, dan tembakan Messi dari sisi kanan melenceng tipis dari pojok atas gawang.
The Socceroos mengerahkan seluruh tenaganya dan nyaris menyamakan kedudukan di menit terakhir ketika Garang Kuol mendapati dirinya tak terjaga di depan gawang, yang memaksa kiper Martinez meninggalkan posisinya untuk mengamankan bola dan menyelamatkan kemenangan Argentina.
Para pemain Australia tertegun di lapangan mengetahui perjuangan mereka berakhir dan Argentina memesan tempat di perempatfinal di mana mereka akan bertemu Belanda, yang menang 3-1 atas Amerika Serikat, pada Jumat waktu setempat pekan depan. (*antaranews)
Berita Terkait
-
Duel Klasik Belanda Vs Argentina Di Perempatfinal Piala Dunia 2022: Menanti Balas Dendam De Oranje
-
Tarian Messi Di Laga Ke-1.000 Bawa Argentina Ke Perempatfinal Piala Dunia 2022, La Pulga Jadi MOTM
-
Hajar Australia 2-1, Messi Cs Tantang Belanda di Perempat Final
-
Hasil Argentina Vs Australia: Menang 2-1, Lionel Messi Cs Tantang Belanda Di Perempatfinal Piala Dunia 2022
-
Bungkam Amerika, Belanda Melaju ke Perempat Final
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati