SuaraBandung.id - Tayangan Kupu Kupu Malam bisa disaksikan setiap Jumat dan Sabtu, pukul 18.00 WIB.
Berikut adalah prediksi yang sifatnya untuk hiburan, tentang bagaimana alur cerita perjalanan Laura dalam series Kupu Kupu Malam yang hanya tayang di We Tv.
Prediksi kisah Kupu Kupu Malam, kemungkinan akan mengisahkan bagaimana Om Arif Dirgantara benar-benar terobsesi pada layanan Laura yang belum lama ini didapatkannya.
Om Arif sampai memimpkkan Laura yang saat itu membuatnya mencapai surga ketika diberi jepitan di ujung ranjang.
Laura benar-benar membuat Om Arif lepas kendali hingga akhirnya perjalanan cinta semu mereka akhirnya hingga bedug azan subuh.
Tampak lelah Om Arif. Dia hanya bisa membalas senyum manis Laura dengan tatapan mata sayu.
Laura benar-benar membuat Om Arif lupa menginjak bumi setelah beberapa kali mencapai surga semu yang harus dibayar dengan uang ratusan juta.
Lantas bagaimana kelanjutan Kupu Kupu Malam?
Prediksi lainnya, lantaran Om Arif sangat terobsesi pada Laura, sampai mendesak Mami untuk kembali mendatangkan Laura.
Akan tetapi Mami tak bisa membujuk Laura yang memang memiliki prinsis hanya satu kali melayani lelaku yang membayarnya.
Baca Juga: Lain Dulu Lain Sekarang, Iis Dahlia Enggan Komentari Pinkan Mambo yang Makin Centil: Biarin aja sih
Mendengar tidak untuk kedua kalinya, Om Arif mulai guncang. Cek berisi uang Rp200 juta kembali disodorkan Om Arif pada Mami.
Om Arif mengatakan nilai sebesar itu sangat dirasa cukup untuk membayar kenyamanan dari Laura.
Kemungkinan lantaran ada penolakan dari Laura, Om Arif makin liar memburu Laura.
Om Arif masih terbayang-bayang bagaimana Laura membuatnya tak berdaya di ujung ranjang.
Kemungkinan, Om Arif akan memanfaatkan situasi adik Laura yang memang dalam keadaan sekarat di rumah sakit.
Om Arif akan membuat Laura terdesak dan merasa butuh dengan uang, sehingga akan dengan membuah membawa Laura ke tempat yang diinginkannya.
Berita Terkait
-
Cara Nonton Gratis Kupu Kupu Malam: Apa yang Salah Mahasiswi Pilih Jadi Ayam Kampus? Laura Benar-Benar Primadona, Om Arif aja Lewat
-
Piyama Jadi Saksi Bisu Tubuh Laura Terbalut Hasrat dan Tumpukan Uang dari Om Arif, Prediksi Kupu Kupu Malam: Syarat Berat yang Mustahil Dilakukan
-
Pesona Arif Dorgantara Kupu-Kupu Malam Bikin Meleyot, Instagram Lukman Sardi Diserbu: Sugar Daddy Idaman
-
Bukan Michelle Ziudith, Ternyata Sosok Ini yang Perankan Adegan Panas Flo di Series Kupu-Kupu Malam
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai