SuaraBandung.id - Persib Bandung bersiap menghadapi laga lanjutan di Liga 1 pekan ke-14 dengan menghadapi Dewa United.
Persib mengusung misi kemenangan agar poin mereka terus bertambah dan berusaha memperpendek jarak dari pemuncak klasemen sementara Bali United.
Seperti diketahui jika Bali United pada pekan 14 BRI Liga 1 baru mampu menguasai posisi puncak Klasemen sementara.
Ketangguhan Bali United ini benar-benar tidak diragukan lagi setelah mereka berhasil menduduki posisi puncak klasemen BRI Liga 1 2022/2023.
Sedangkan Persib Bandung terus berjuang mendapat poin penuh agar bisa memperbaiki posisi saat ini di papan tengah.
Serdadu Tridatu julukan Bali United saat ini sudah mampu mengoleksi 30 poin.
Genap 30 poin tersebut didapatkan Bali United setelah mendapat tambahan poin penuh usai menaklukan Madura United 1-3.
Sebelum direbut Bali United, puncak klasemen sebelumnya dikuasai PSM Makassar.
Namun, lantaran Bali United mampu tampil luar biasa maka PSM Makassar harus rela turun tingkat setelah bermain imbang tanpa gol kontra Bhayangkara FC.
Baca Juga: Atta Halilintar Mulai Ubah Penampilan Setelah Populer: Baju Hitam Semua
Di sisi lain, Persib Bandung masih berjuang untuk memperbaiki posisi klasemen mereka yang saat ini ada di urutan 7 pada papan kalsemen sementara BRI liga.
Persib Bandung hingga saat ini baru mampu mengamankan 22 poin dengan kemenangan terakhir direbut dari Persebaya Surabaya.
Catatan terakhir tim asuhan Luis Milla ini akan memasuki pertandingan ke 14 menghadapi Dewa United.
Dalam menghadapi laga nanti, pemain Persib diminta tidak gegabah dalam permainan nanti.
Meski Dewa United adalah pendatang baru, tapi Luis Milla menekankan dirinya ogah kecolongan.
Luis Milla terang-terangan tidak boleh ada yang menganggap Dewa United sebagai tim pendatang baru.
Berita Terkait
-
Persib vs Dewa United: Kejadian Mematikan di Kanjuruhan Tak Lagi 'Diingat', Maung Bandung Nekad Gelar Pertandingan hingga Bobotoh Protes Keras
-
Prediksi Persib vs Persebaya Liga 1: Luis Milla dan Aji Santo Saling Pamer Kekuatan, Ada Janji untuk Bobotoh, Jadwal dan Link Live Streaming
-
Jadwal Live Streaming Persib vs Persebaya: Ini Beda Kelas Striker David da Silva dan Silvio Junior meski Sama-Sama dari Brasil
-
Jadwal Persib vs Persebaya Liga 1 2022: Bajul Ijo Diuntungkan Regulasi, Maung Bandung Mengkawatirkan
-
Lawan Persebaya, Persib 'Diperkuat' Kiper Maroko Yassine Bounou, Bobotoh Ungkap Hal Mengejutkan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati