SuaraBandung.id - Persib Bandung nyaris saja dipermalukan Dewa United. Kekhawatiran Luis Milla tentang laga pekan ke-14 benar-benar terjadi, dimana pemainnya banyak membuang peluang.
Selain pemain, Luis Milla juga menyoroti kinerja wasit Fariq Hitaba yang dinilai tidak pada kepemimpinan terbaik dalam laga kemarin malam.
Tentang kepemimpinan wasit Liga 1 ini sebelumnya ramai diperbincangkan, terbaru adalah bagaimana pelatih Persebaya, Aji Santoso habis-habisan mengungkap rasa kecewa pada wasit yang memimpin laga.
Aji Santoso sampai memperlihatkan video tayangan ulang dimana Persebaya seharusnya mendapat penalti.
Bukan itu saja, Aji Santoso beberapa menyebut kalimat komentator yang diamininya benar, daripada penilaian wasit yang tidak memberi hadiah penalti.
Kinerja wasit ini benar-benar 'ditelanjangi' Aji Santoso sampai menyebut jika perkembangan sepakbola di Indonesia tidak akan pernah bisa maju dan berkembang jika kinerja wasit selalu seperti itu.
Nah, beda halnya dengan Aji Santoso, Luis Milla yang juga menilai kinerja wasit bermasalah lebih memilih menyampaikan secara halus.
Bahkan Luis Milla hanya mengulas kinerja wasit seadanya, tidak dengan tendensius.
Usai laga melawan Dewa United, Luis Milla malah lebih banyak menyoroti kesalahan pemain Persib yang banyak membuang peluang.
Baca Juga: Ekonomi Jakarta Tetap Kuat Meski Hadapi Ancaman Krisis Ekonomi
Luis Milla mengakui jika wasit dalam kepemimpinan kurang bagus, tetapi kata dia semua wasit bisa melakukan kesalahan.
"Tapi saya rasa wasit tadi melakukan dua kesalahan. Tapi di sepakbola kemungkinan terjadinya kesalahan sangat besar," kata dia.
Saat memberikan komentar usai laga, Luis Milla malah mengaku dirinya juga bisa membuat kesalahan sama seperti wasit.
"Saya juga bisa melakukan kesalahan, David (da Silva) mungkin membuat kesalahan, wasit juga bisa membuat kesalahan," ujarnya.
Harapan pelatih asal Spanyol itu hanya satu tentang wasit, yakni terus berbenah untuk mengurangi kesalahan yang bisa saja merugikan satu tim.
"Hari ini (laga Persib vs Dewa United) wasit tidak begitu bagus tapi ini sepak bola, bisa saja terjadi dua kesalahan yang dilakukan," lanjut Luis Milla.
Seperti diketahui jika Persib Bandung harus menyudahi pertandingan dengan skor 1-1 dalam laga yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Rabu (14/12/2022).
Dengan skor 1-1 artinya Dewa United mampu memutus lima kemenangan beruntun Persib yang saat itu mengincar tiga poin maksimal keenam.
Diakui Luis Milla jika pemainnya bermain kurang maksimal pada babak pertama hingga harus kecolongan lebih dulu gara-gara gol bunuh diri Ahmad Jufriyanto alias Jupe.
Untuk merespon para pemain yang kurang maksimal, Luis Milla melakukan strategi cukup baik dengan menggatikan beberapa pasukannya di babak kedua.
Luis Milla pada babak kedua seperti memasukkan Ciro Alves, dan akhirnya mampu menyelamatkan muka lantaran terjadi gol penyeimbang.
Saat itu permainan Persib melawan Dewa United berubah total hingga David da Silva mampu mencetak gol penyeimbang.
"Menurut saya di awal babak kedua jadi penampilan terbaik kami sejak saya datang ke Bandung dan bergabung dengan Persib," katanya.
Luis Milla tampak lebih terbuka dan mengenyampingkan ambisinya merebut kemenangan keenam dengan mengatakan jika pemain pemain Persib bermain dengan sangat bagus, sempurna.
Luis Milla tidak memungkiri jika wasit Fariq Hitaba memimpin laga tidak bekerja dengan baik.
"Saya rasa wasit tadi melakukan dua kesalahan. Tapi di sepak bola kemungkinan terjadinya kesalahan sangat besar," katanya.
Berita Terkait
-
Dewa United vs Persib Liga 1: Tercium Ambisi Pribadi Luis Milla, Maung Bandung Jangan Gegabah, Bisa Lewat Bos!
-
Pantesan, Gara-Gara Ini Shin Tae Yong Mendadak Coret Dua Pilar Persib di TC Timnas Indonesia, Lebih Pilih Pemain Bali United
-
Puncak Klasemen Direbut Bali United, Luis Milla Pakai Cara Ini agar Persib Gaspol di 'Tikungan'
-
Persib vs Dewa United: Kejadian Mematikan di Kanjuruhan Tak Lagi 'Diingat', Maung Bandung Nekad Gelar Pertandingan hingga Bobotoh Protes Keras
-
Prediksi Persib vs Persebaya Liga 1: Luis Milla dan Aji Santo Saling Pamer Kekuatan, Ada Janji untuk Bobotoh, Jadwal dan Link Live Streaming
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi