SuaraBandung.Id-Dito Mahendra mangkir untuk ketiga kalinya, Nikita Mirzani meradang di Pengadilan Negeri Serang, Senin 19 Desember 2022.
Merasa dipermainkan, Nikita Mirzani pun mengutuk Dito Mahendra untuk dicabut nyawanya lantaran kekasih Nindy tersebut seolah sengaja membiarkan Nyai berlama-lama di penjara.
Diduga kesal kepada Dito Mahendra, Nikita Mirzani pun sempat membanting mikrofon dan melempar kertas di hadapan majelis hakim PN Serang.
Bahkan ia juga sesumbar mendoakan Dito cepat mati karena beralasan sedang terkena Demam Berdarah di rumah sakit.
Dikutip dari channel YouTube Cumi Cumi, Nikmir hadir ditemani sahabatnya Fitri Sahulteru.
Tak seperti biasanya, Nikita tampil lebih elegan dengan setelan outfit formal berwarna hitam. Bahkan ibu dari 3 anak ini rambutnya kini lurus dan tak diwarnai.
"Ya aku doakan aja Mahendra Dito dicabut nyawanya sama Tuhan yang Maha Esa. Katanya kan kena DBD trombositnya enggak naik-naik semoga makin turun-turun ya," kata Nikita.
Namun meski dilanda rasa kecewa dan tak bisa membendung amarah, Nikita Mirzani tak akan mempermasalahkannya. Pasalnya, Polres Serang berjanji akan menjemput paksa Dito jika sampai tanggal 29 Desember tak bisa hadir di persidangan.
"Kecewa pasti ya karena emang ini kayaknya emang maunya Dito selalu menunda-nunda supaya saya makin lama di dalam penjara. Tapi nggak ada masalah katanya kan nanti hari Kamis minggu depan tanggal 29 dia akan dijemput paksa mudah-mudahan itu terealisasikan," ucap Nikita.
Baca Juga: Basarnas Sulsel Siaga SAR Khusus Jelang Nataru
Menurutnya, semakin dipermainkan Nikita justru semakin penasaran dengan komitmen dan kinerja kepolisian dari Polres Serang.
"Penyebutan paksa itu ya, karena kan katanya harus pakai mobil polisi, jadi saya juga mau lihat bagaimana kinerja polisi Serang bisa menjemput paksa seorang Dito Mahendra," sambungnya.
Diberitakan sakit di dalam sel, Nikita juga mengaku kesal selalu dibilang pura-pura saat mengeluh tulang belakangnya nyeri hingga berpengaruh ke leher dan kepala.
"Mau ke rumah sakit bilangnya pura-pura terus gitu sampai benar-benar sakit banget baru kemarin akhirnya bisa dirujuk dan akhirnya dia sendiri pun melihat hasilnya ternyata betul di daerah tulang belakang itu terjadi pengapuran yang mengakibatkan ada tulang tumbuh dan penyempitan sehingga peredaran darah dari leher ke kepala saya tidak berfungsi dengan baik sebelah kiri," bebernya.
Menurut Nikita, selama ia dipenjarakan banyak pihak yang kurang manusiawi saat menanggapi keluhan sakit yang dideritanya.
Namun ia bersyukur, majelis hakim memberikannya izin untuk berobat.
"Enggak tau harus nunggu lumpuh dulu kali ya, tapi aku juga berterima kasih majelis hakim memberikan izin untuk berobat ke rumah sakit, bersyukur di sini masih pada punya hati kecuali jaksa," tukasnya.
Nikita Mirzani dilaporkan Dito Mahendra atas tudingan pencemaran nama baik di media sosial dan Undang-Undang ITE sejak Mei 2022. Namun polisi baru menjemputnya pada bulan Oktober*
Berita Terkait
-
Dito Mahendra Kembali Mangkir dari Persidangan, Nikita Mirzani Ngamuk di Ruang Sidang
-
6 Kronologi Nikita Mirzani Banting Mic dan Lempar Berkas di Ruang Sidang, Kecewa Dito Mahendra Tak Datang
-
Dito Mahendra Absen Sidang Lagi Alasan Sakit, Nikita Mirzani: Semoga Dicabut Nyawanya
-
Nikita Mirzani Ngamuk sampai Lempar Map ke Jaksa, Netizen: Gaya Andalan
-
Bantah Ngamuk di Ruang Sidang, Nikita Mirzani Sebut Mic Kesenggol
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali