SuaraBandung.id – Pedangdut Via Vallen, akhir-akhir ini kembali mendapat sorotan terkait curhatan keluarganya.
Via Vallen sebelumnya, bercerita mengenai jatah bulanan adik-adiknya yang ia stop. Via Vallen menuturkan bahwa ia tidak ingin adik-adik-nya menjadi manja dan tidak bertanggung jawab pada diri sendiri.
Namun, cerita Via Vallen tersebut membuat adiknya klarifikasi mengenai jatah bulanan itu.
Baru-baru ini ada netizen yang kembali menyanyakan mengenai klarifikasi adiknya dengan pernyataan Via Vallen yang dinilai saling menyudutkan.
“Maaf ya mb itu adeknya klarifikasi, yang benar sampeyan apa adik MB… maaf yaa,” tanya netizen tersebut.
Via Vallen pun kemudian menjawab pertanyaan dari netizen tersebut di story Instagram pribadinya @viavallen.
“Adekku ada benernya, cuma penyampaiannya aja yg terkesan agak gimana,” tulis Via Vallen, dikutip dari story Instagram @viavallen, Selasa (20/19/2022).
Lebih lanjut, Via Vallen pun menceritakan bahwa permasalahan tersebut sudah lama terjadi, dan jauh sebelum kehadiran suaminya.
“Yang penting semuanya udah lewat, intinya pengalamanku itu udah lama banget, dr sebelum ada mas chevra di keluargaku. Tapi apa kalian pernah liat aku share di media soal kondisi keluargaku? Gak pernah karena aku selalu pengen keluargaku terlihat harmonis, apapun kondisinya,” lanjut Via Vallen.
Baca Juga: Subsidi Mobil Listrik Masih Jadi Polemik, Bisa Ganggu Ekonomi dalam Negeri?
Terkait masalah jatah menjatah, Via Vallen pun mengaku tidak ada masalah. Karena kehidupan dulu yang susah, jadi ketika ada rezeki Via Vallen menginginkan hidup keluarganya juga membaik.
“Demi Allah aku juga gak pernah ada masalah soal jatah menjatah. Karena kehidupan keluarga ku dulu susah rek. Makanya pas aku punya rezeki aku mau keluarga ku juga enak,” ungkapnya.
Namun, Via Vallen merasa bersalah saat itu ia tidak memberikan nasihat apa-apa mengenai uang yang ia berikan pada adik-adiknya tersebut.
“Salahku gak pernah ngasih nasihat apa-apa, Cuma ngasih-ngasih aja. Modalin jg sering tp masih gitu aja. Adek2 ku pun pada berani2 sama aku, tapi giliran jatah telah masih ada yg berani minta,” sambungnya.
Via Vallen pun sampai curhat bahwa ia tumbuh di lingkungan yan keras dengan masa kecil yang kelam, jika saja ia tidak takut terhadap Neraka, Via Vallen mengaku mungkin ia sudah tidak ada di dunia ini.
“Yang aku share ini gak semuanya. Aku tumbuh di lingkungan yg keras. Masa kecilku kelam. Aku dulu udah ada di fase kalo gak takut Neraka, mungkin udah gak ada,” pungkas Via Vallen.
Diketahui, mengenai curhatan keluarganya tersebut, Via Vallen mengungkapkan bahwa itu sudah terjadi sangat lama.
Dan kini adik-adiknya pun sudah menjadi lebih baik lagi, tumbuh menjadi anak yang bertanggung jawab dan menghargai kakaknya.
Sumber: Instagram @viavallen
Berita Terkait
-
Via Vallen Pilih Bungkam soal Masalah dengan Adik-adiknya: Keluargaku Bukan Setingan
-
Klarifikasi Adik Via Vallen Tak Terima Dihujat Musuhi Sang Kakak Gegara Jatah Bulanan Distop
-
Tak Kenal Lelah, 5 Artis Perempuan Ini Tegar Jadi Tulang Punggung Keluarga
-
Mella Rossa Adik Via Vallen Murka Disebut Sok Ngartis, Balik Menghujat Sambil Singgung Agama
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1
-
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi
-
UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun
-
PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW
-
KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan