SuaraBandung.id - Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Jakarta, kembali digelar mulai pukul 14:00 hingga 17:00 WIB pada Hari Kamis (19/1/2023).
Tidak hanya keluarga korban pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang menyampaikan kisah dan penyataanya namun juga Hadir Usman Hamid dan Bivitri Susanti.
Dosen Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jantera sekaligus Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid buka suara pada Kamisan ke-760.
Ia menyampaikan keresahannya untuk Republik Indonesia yang perlu mengusut hingga tuntas terkait pelanggaran HAM seperti halnya di Argentina.
"Di Argentina, setelah puluhan tahun, ratusan orang yang terlibat pelanggaran HAM berat dibawa ke persidangan."
"Indonesia juga harus usut tuntas pelanggaran HAM 16 tahun. Kamisan merupakan kesetiaan pada perjuangan, keadilan untuk korban," kata Usman. Dikutip dari twitter @amnestyindo oleh Bandung.suara.com pada Kamis (19/1/2023).
Selain itu, Ahli Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti juga turut menyuarakan pendapatnya bahwa penyelesaian pelanggaran HAM tidak hanya cukup dengan pengakuan namun perlu keadilan hukum.
"Penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu harusnya keadilan bagi korban, bukan hanya pengakuan ataupun santunan."
"Negara hukum tak akan bisa dibangun tanpa penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu," ungkapnya. (*)
Baca Juga: Ini 12 Peristiwa Pelanggaran Berat HAM yang Diakui Jokowi Saat Konferensi Pers
Sumber : Twitter Amnesty International Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis hingga 3,5 Tahun Penjara
-
Chic Tanpa Ribet, 4 Ide OOTD Smart Casual ala Jin Ki Joo yang Layak Dicoba
-
Porsche Sulap Woody dan Buzz Lightyear Jadi Mobil Sport Jelang Toy Story 5
-
Kurangi Emisi Tak Selalu Butuh Teknologi Baru: Pelajaran dari Arsitektur Vernakular di Indonesia
-
Ramai Isu Ditawari Prabowo Jadi Menteri Keuangan, Menkes Budi Buka Suara
-
Rekomendasi HP AI untuk Healing dan Traveling, Galaxy A57 5G Punya Kamera Pintar dan Baterai Awet
-
Paket Datang, Bahaya Tak Terbilang: Sisi Gelap Sampah Belanja Online
-
The Humanity Bureau: Saat Manusia Dianggap Beban Negara, Malam Ini di Trans TV
-
Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax
-
Hapus Jejak Palestina! Amnesty Ungkap Pembersihan Etnis Terstruktur oleh Militer Israel