SuaraBandung.id – Kementerian Sosial (Kemensos) menginformasikan bahwa keluarga prasejahtera ibu hamil, balita, dan anak usia sekolah akan mendapat bantuan sosial (bansos).
Dilansir dari Twitter resmi Kemensos, bansos tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan akses pangan bergizi, serta pelayanan kesehatan berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako.
Hal itu karena melihat saat Hari Gizi Nasional 2023, masalah stunting atau kondisi gangguan pertumbuh pada anak akibat Kurangnya asupan gizi masih menjadi sorotan.
Hasil Studi Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, menunjukkan penurunan prevalensi stunting pada anak di bawah lima tahun, masih berada di angka 24,4 persen dari 27,67 persen pada 2019 lalu.
Oleh karena itu, sebagai upaya mencegah stunting pada pertumbuhan anak-anak di Indonesia, pemerintah melalui Kemensos menyiapkan bansos berupa bantuan uang. Kemudian, ada juga bantuan asupan pangan, seperti beras, telur, dan lainnya guna mencukupi kebutuhan gizi.
Jadwal dan Syarat Pencairan Bantuan PKH serta Progam Sembako
Diketahui bahwa pencairan bantuan PKH akan disalurkan dalam empat tahap.
- Tahap 1: Januari – Maret
- Tahap 2: April – Juni
- Tahap 3: Juli – September
Baca Juga: Merangkak dari Bawah, Putri KW Mau Kasih Pembuktian di Indonesia Masters 2023
- Tahap 4: Oktober – Desember
Untuk persyaratan khusus bantuan untuk ibu hamil, balita, dan anak usia sekolah, bantuan dapat diperoleh dengan memperhatikan beberapa hal berikut.
- Melakukan pemeriksaan di pelayanan kesehatan minimal empat kali
- Anak balita datang ke Posyandu setiap bulan
- Anak sekolah hadir di fasilitas pendidikan
Kemudian untuk Program Sembako, Kemensos mengimbau bahwa bantuan tersebut hanya digunakan untuk membeli bahan pangan saja.
Berita Terkait
-
Cara Daftar Menjadi Penerima Bansos Melalui Aplikasi Cek Bansos
-
Dana Bansos 2023 Cair, Sudah Cek NIK Kamu Belum?
-
Cara Cek Nama Penerima Bansos Melalui Website Resmi Kemensos
-
Mendadak Kontraksi di KRL, Aksi Heroik Petugas Stasiun Tanah Abang Bantu Bumil Melahirkan
-
Sejarah Hari Gizi Nasional, Mengapa Diperingati Setiap Tanggal 25 Januari?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pernah Ditemui Indra Sjafri, Winger Keturunan Indonesia Teken Kontrak di FC Twente
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
Diduga Selingkuhan Suami Maissy, Cindy Rizky Aprilia Ketahuan Oplas di Sini
-
Rapor Merah Makan Bergizi Gratis: BGN 'Lumpuhkan' 350 Dapur Gizi di Jawa Barat, Ada Apa?
-
Kebahagiaan Seorang Nenek di Aceh Tamiang: Rumah Kembali Dibangun, Tak Lagi Tinggal di Tenda
-
Bupati Bulungan Syarwani Dengan Gaya Sederhana Yang Kontras dengan Gubernur Kaltim
-
The Privileged Ones: Memahami Makna Privilese dan Isu Kesehatan Mental
-
7 Ide Bekal Mudik Tahan Lama Anti Basi tanpa Pengawet
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
-
Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran