SuaraBandung.id – Walaupun sudah diresmikan beberapa minggu lalu, tak menyurutkan antusias masyarakat untuk mengunjungi Masjid Al-Jabbar sampai hari ini.
Namun beberapa infrastruktur memang masih dirasakan belum siap, contohnya dalam segi akses menuju lokasi masih sering menimbulkan kemacetan yang tak dapat dihindari.
Dilansir dari dprd.bandung.go.id, terdapat poin bahasan mengenai akses menuju Masjid Al-Jabbar, dalam Rapat Dengar Pendapat yang dilaksanakan DPRD Kota Bandung bersama Perwakilan warga Cimincrang dan Rancanumpang pada Rabu (25/1/2023) di Gedung DPRD Kota Bandung.
Hasilnya, DPRD Kota Bandung akan mengirim surat pengajuan kepada pemprov Jabar, untuk utamakan dahulu pembatasan pengunjung Masjid Al-Jabbar, terutama masuknya bus-bus. Sebelum melakukan pembangunan infrastruktur lainnya.
"Kita akan membuat surat kepada pemerintah provinsi Jabar, terkait aspirasi masyarakat dari Cimincrang dan Rancanumpang. Kita meminta pembatasan pengunjung yang lebih selektif, terutama bus yang berkunjung ke Masjid Al-Jabbar," jelas Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan.
Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., menguatkan usulan bahwa pembangunan haruslah tuntas, mulai akses sampai infrastruktur pendukung lainnya. Oleh sebab itu, selama penuntasan pembangunan berlangsung perlu diadakan pembatasan pengunjung.
Lanjut Ketua Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan menegaskan agar permasalahan ini harus segera diselesaikan secara sigap oleh pemerintah setempat, karena berdampak pula pada kawasan Bandung Timur.
"Kita juga akan memberikan surat pemberitahuan kepada Wali Kota Bandung, bahwa perlu ada solusi konkrit di lapangan dan segera ditangani dalam jangka waktu pendek ini," tandasnya.
Tak hanya akses, infrastruktur pendukung masjid Al-Jabbar seperti sistem drainase juga turut disoroti karena turut berdampak bagi warga sekitar. Hal ini ditanggapi Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Ir. H. Agus Gunawan
Baca Juga: Momen Haru Rezaldi Hehanussa Pamit Tinggalkan Persija, Banjir Air Mata
"Tentu ini menjadi masukan yang baik bagi komisi kami, dan akan kami perdalam lagi terkait bagaimana infrastruktur di sekitar Masjid Al-Jabbar karena berdampak kepada warga sekitarnya,". (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN