SuaraBandung.id – Momen ketua majelis hakim Wahyu Iman Santoso sempat menghentikan pembacaan vonis Richard Eliezer atau Bharada E viral di media sosial.
Dalam video viral yang memperlihatkan momen hakim Wahyu Iman Santoso yang menghentikan pembacaan vonis Richard Eliezer ternyata karena hal ini.
Hakim Wahyu Iman Santoso menghentikan pembacaan vonis terhadap Richard Eliezer atau Bharada E karena riuhnya suasana di ruang persidangan oleh pengunjung sidang berserta awak media.
Untuk itu, Hakim Wahyu Iman Santoso meminta awak media untuk keluar dari ruang persidangan.
“Untuk rekan-rekan wartawan mohon menunggu di luar, nanti kita berikan kesempatan,” ujar Hakim Wahyu Iman Santoso dikutip dari akun TikTok @breakingnew59, Rabu (15/2/2023).
Sidang vonis terhadap Richard Eliezer atau Bharada E menyedot perhatian publik. Sehingga,tak sedikit publik yang ingin mengetahui akhir dari kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Untuk itu, tak sedikit masyarakat yang datang ke PN Jakarta Selatan untuk menyaksikan langsung jalannya sidang.
Seperti diketahui, Richard Eliezer menjadi sorotan masyarakat karena berani dengan mengungkap kejujuran.
Sehingga banyak yang mendukung dan mendoakan Richard Eliezer atau Bharada E agar diberikan hukuman yang ringan.
Baca Juga: Indonesia Sampaikan 5 Pandangan Mengenai Dunia Kerja dalam KTT Pemerintah Dunia 2023
Doa-doa dan harapan masyarakat untuk Richard Eliezer atau Bharada E pun ternyata dikabulkan, dimana Richard Eliezer hanya divonis 1 tahun 6 bulan penjara.
Padahal terdakwa lain dituntut lebih berat bahkan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).
Sumber: TikTok @breakingnew59
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
4 Shio Paling Hoki 28 April 2026, Keberuntungannya Tak Terbendung
-
Green SM Buka Suara Usai Keterlibatan Taksi dalam Kecelakaan KA di Bekasi
-
Imbas Tabrakan KRL dengan KA Agro Bromo Anggrek, Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara
-
Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu
-
Momen Dramatis Evakuasi Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
-
Kisah Kangen Band Diangkat ke Layar Lebar Lewat Film Mencari Yolanda
-
Potret Ngeri Tabrakan KA Argo Bromo-KRL, Gerbong Ringsek
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah