Bisnis / Properti
Selasa, 28 April 2026 | 06:17 WIB
Kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek menabrak KRL TM6000 dengan keras di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam [Ist/neeysff]
Baca 10 detik
  • KA Argo Bromo Anggrek bertabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 malam.
  • Kecelakaan tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan tujuh puluh sembilan penumpang lainnya mengalami luka-luka.
  • PT KAI menutup sementara Stasiun Bekasi Timur dan mengalihkan seluruh pelayanan penumpang ke Stasiun Bekasi hingga pemberitahuan selanjutnya.

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menutup sementara Stasiun Bekasi Timur imbas tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di dekat stasiun pada Senin (27/4/2026) malam.

"Saat ini fokus utama kami adalah penanganan di lokasi serta memastikan keselamatan dan layanan bagi pelanggan tetap terpenuhi," ujar VP Corporate Communication KAI, Anne Purba di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Bagi pelanggan yang akan melakukan perjalanan kereta api, untuk sementara dapat menggunakan layanan melalui Stasiun Bekasi hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Operasional perjalanan menuju lintas Bekasi juga masih mengalami penyesuaian seiring proses penanganan di lapangan.

kolase kerusakan KA Argo Bromo Anggrek tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur. (Ist)

Untuk diketahui, KA Argo Bromo Anggrek adu banteng dengan KRL di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin (27/4) pukul 20.52 WIB.

Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Sementara itu, penanganan difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak. Berdasarkan pembaruan data sementara hingga pukul 02.00 WIB, tercatat 4 orang meninggal dunia dan 79 orang mengalami luka-luka. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit rujukan.

"Saat ini korban meninggal dunia tercatat 4 orang dan 79 orang mengalami luka-luka. Seluruh korban telah kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan terbaik," ujar Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin.

Baca Juga: Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

Load More