SuaraBandung.id - Drama persidangan kasus pembunuhan Brigadir J menemui babak terakhir.
Sebagai dalang di balik kasus ini, Ferdy Sambo mendapatkan hukuman paling berat yaitu hukuman mati.
Namun, ada kemungkinan bahwa dirinya bisa saja bebas dari hukuman tersebut mengingat hukum RKUHP yang baru dapat meringankan hukuman mati Sambo.
Lantas, dilansir dari kanal Youtube Trans TV Official pada (16/2/2023), Kamaruddin Simanjuntak selaku pengacara Brigadir J menanggapi perihal ini.
Menurutnya, penentuan kelakuan baik yang bisa menjadi salah satu alasan pencabutan hukuman mati Sambo adalah tergantung dorongan amplop yang diberikan.
Kamaruddin berpendapat kelakuan baik dapat dibeli menggunakan sejumlah uang, dan dalam kasus hukuman mati ini maka amplop yang diberikan tentu harus tebal.
“Belum tentu kelakuan baik didasarkan pada itikad baik.” ujarnya.
Ia pun membeberkan bahwa pada kenyataannya, lingkungan lapas atau penjara di Indonesia pun sarat dengan bisnis.
Siapapun yang memiliki uang banyak bisa saja mendapatkan fasilitas yang lebih nyaman di dalam penjara.
Namun, menurutnya vonis yang dijatuhkan kepada Sambo pada 2023 ini seharusnya masih tetap berlaku sekalipun RKUHP diresmikan pada 2026 mendatang.
(*)
Sumber: Youtube Trans TV Official berjudul Kamaruddin Simanjuntak MENANGGAPI Soal RKUHP Yang Baru | PAGI PAGI AMBYAR (16/2/23)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama