SuaraBandung.id - Perjalanan dalam membangun rumah tangga antara suami dan istri tidak selalu dipenuhi dengan peristiwa membahagiakan, adakalanya muncul pertengkaran hingga duka mendalam.
Buya Yahya mengatakan bahwa semua itu adalah sesuatu kewajaran, adapun yang harus diperhatikan oleh pasangan suami istri yakni bagaimana menghadapi hal buruk yang hadir dalam rumah tangga.
Untuk kasus ini, Buya Yahya membahas tentang gugatan cerai yang diberikan istri kepada suaminya, namun ternyata sang suami menolak untuk bercerai.
"Sebelumnya ada permasalahan antara suami dan istri, suami sudah mengakui kesalahan dan ingin bertaubat si istri tetap ingin bercerai. Bagaimanakah solusinya Buya?" tanya seorang pria kepada Buya Yahya, Senin (17/1/2022).
Pertama, manusia perlu memahami bahwa hal yang paling penting dari menyelesaikan permasalahan yakni dimulai dari kesadaran, mengakui kesalahan.
Jadi menurut Buya tidak cukup bagi manusia baik itu dalam kasus ini istri ataupun suami hanya paham terhadap kaidah 'manusia tidak lepas dari kesalahan', tanpa adanya kesadaran untuk mengakui.
Kedua, libatkan keluarganya misalnya kakak, adik, orang tua atau orang-orang terdekat. Di mana nasihatnya bisa didengarkan oleh sang istri untuk melakukan diskusi tentang gugatan cerai ini.
Ketiga, suami harus bisa melakukan komunikasi yang lebih intens. Agar istri menjadi lebih lembut dan dapat mempertimbangkan kembali keputusan yang disampaikan kepada suami sebelumnya.
Gunakan hal yang lebih kreatif, seperti menggunakan surat cinta atau membangun suasana yang hangat supaya keduanya dapat menyelesaikan permasalahan.
Baca Juga: Pemilu 2024 Harus Dilaksanakan Sesuai Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022
Buya Yahya mengungkapkan bahwa ketiga cara tersebut perlu dilakukan, karena yang menjadi penyebab utama istri ingin tetap melakukan gugatan kadangkala berasal dari egonya sendiri.
"Sebetulnya dia (istri) itu ingin memulai, tapi masih ada yang menghalanginya. Seperti halnya kakak adik yang tidak tegur sapa bukan karena bermusuhan tapi sudah terlanjur canggung."
"Nah jadi mungkin seorang istri sudah terlanjur marah begitu gak enak memaafkan bukan tidak mau memaafkan, tinggal mungkin caranya," tegas Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah itu.
Menghadapi problematika yang demikian, tentu membutuhkan kesabaran dan ketekunan dalam memperjuangkan terbangunnya hubungan rumah tangga yang harmonis. (*Rahmah Afifah)
Sumber: YouTube Buya Yahya berjudul Istri Menggugat Cerai tapi Suami Tidak Mau - Buya Yahya Menjawab
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Lempar Bom ke Sekolah, Siswa SMP di Kubu Raya Ternyata Terpapar TCC dan Jadi Korban Perundungan
-
Galon Air Minum Tampak Buram dan Kusam? Waspadai Risiko BPA Semakin Tinggi
-
Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham
-
Seni Meraih Doktor Berasa Healing di Eropa: Sebuah Perjalanan yang Menginspirasi
-
Penjualan Nintendo Switch 2 Pecahkan Rekor, Capai Belasan Juta Unit
-
Niat Bersalaman Berujung Kasus, Begini Babak Baru Perkara Habib Bahar bin Smith
-
Infantino Buka Pintu untuk Rusia, Sanski FIFA Segera Dicabut
-
Gunung Semeru Erupsi 7 Kali dalam Tiga Jam, Kolom Abu Capai 800 Meter
-
Sinopsis Can This Love Be Translated?: Saat Bahasa Kalbu Lebih Sulit dari Bahasa Asing
-
5 Mobil Bekas Daihatsu Pilihan Keluarga, Hemat untuk Pemakaian Jangka Panjang