SuaraBandung.id - Banyaknya kasus yang menimpa masyarakat kalangan bawah, menggiring Himpunan Advokat Indonesia (Peradi) menyiapkan advokat-advokat masa depan yang mampu berkontribusi untuk negara.
Sebagai bentuk pemberian bantaun hukum, Peradi sendiri saat ini memiliki 142 pos bantuan hukum (PBH) yang tersebar di setiap penjuru nusantara.
PBH dibentuk untuk memberikan bantuan hukum secara gratis kepada masyarakat yang kurang mampu. Demikian diungkapkan Ketua Umum Peradi Otto Hasibuan saat membuka kegiatan kongres Young Lawyers Committee di Bandung, Jumat 24 Februari 2023.
"Pemberian bantuan hukum secara gratis atau probono menjadi salah satu tujuan kami," paparnya.
Diungkapkannya, kini ada ratusan advokat muda yang masuk di dalam YLC bentukan Peradi.
“Jadi, mereka yang ikut kita sudah sejak dini menyadarinya bahwa berkorban, berpartisipasi di Peradi ini adalah suatu hal mulia," ujarnya.
Menurutnya, tidak hanya soal profesi dan mendapatkan uang, terlebih ia melihat selama ini advokat itu individualis, pokonya kerja dapat uang, ngurus keluarga, selesai.
"Dia tidak peduli orang lain, tapi jangan pikirkan dirimu saja, tapi pikirkan masyarakat,” ujar Otto.
Dijelaskannya, di Peradi ini sudah ada semua fasilitas untuk kepentingan masyarakat. "Kita sudah punya 142 PBH Peradi yang memberikan bantuan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang tidak mampu. Kita biayai semuanya walaupun sebenarnya ini adalah kewajiban negara, tapi kita mengerjakan dari kantong kita sendiri, umumnya semuanya langsung dari Peradi sendiri,” katanya.
Baca Juga: Indra Sjafri Pastikan Skuad Timnas Indonesia untuk SEA Games 2023 Diisi Pemain Liga 1 dan Liga 2
Terkait advokat muda, kata Otto, mereka punya peluang untuk berkarya di dunia hukum Indonesia. Apalagi era teknologi yang saat ini telah menjamur, menjadikan peran advokat muda sangat penting.
“Adanya young lawyer ini mereka dari muda sudah berlatih menjadi seorang pemimpin, mereka lihat bagaimana kita bekerja membawa Peradi ini pada tujuan mulia. Jadi mereka kita bimbing, sehingga pada saatnya nanti merekalah yang akan menjadi pengganti kami sebagai pemimpin yang baik dan pasti mereka lebih unggul dari kami karena mereka dari awal sudah mengikuti banyak pelatihan,” tuturnya.
Otto juga menambahkan, keberadaan advokat muda juga memudahkan untuk membentuk calon-calon pengacara berkualitas.
Di usianya yang masih muda, lanjut Otto, mereka bisa memperbanyak ilmu sehingga bisa membantu para pencari keadilan dengan maksimal.
“Kalau sekarang, semua itu bisa dipelajari dan terbukti kegiatan ini, mereka bisa mendapatkan training course, berbagi pengalaman sehingga mereka bisa belajar. Jadi ini memang harus dilakukan secara berkesinambungan dan sistematis, jadi pemimpin Peradi nanti memiliki kemampuan, jujur, tulus dan membawa ke arah yang lebih untuk dirinya dan bangsa dan negara,” tandasnya.
Berita Terkait
-
9 Bakal Calon DPD RI Asal Sumbar Lolos Verifikasi Administrasi, Termasuk Sekretaris Peradi Padang
-
BBM Subsidi Kerap Disalahgunakan, PBH Peradi Palembang: Harus Ada Keberanian Hadapi "Uang Besar"
-
Penanganan Kasus Penganiayaan Pengacara Dinilai Lamban, Peradi Lapor ke Mabes Polri
-
Sorot Penganiayaan Kepsek Yayasan PGAI, Peradi Padang Desak Hentikan Kekerasan dan Selesaikan Secara Hukum
-
Ingatkan Ratusan Siswa, Ketua Peradi Padang Miko Kamal: Berkendara di Atas Trotoar Melanggar Hukum, Diancam Penjara!
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Berada di Polda Sumsel, Bupati Edison Dijadwalkan Dibawa ke Jakarta Besok Pagi usai OTT KPK
-
BRI Salurkan Rp9,21 Triliun Kredit Perumahan, Tertinggi Secara Nasional
-
Dukung Program Perumahan Nasional, Penyaluran KPP BRI Tembus Rp9,21 Triliun
-
BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Realisasi Rp9,21 Triliun
-
BRI Perkuat Akses Keuangan di 5 Pulau Halmahera Selatan Lewat Teras Kapal
-
BRI Salurkan KUR Rp2,5 Miliar untuk Masyarakat Pesisir Halmahera Selatan Lewat Teras Kapal
-
BRI Didukung 705 Agen BRILink untuk Perluas Layanan di Halmahera Selatan
-
BRI Melayarkan Bank ke Laut, Teras Kapal Jangkau 27 Pulau di Indonesia
-
BRI Layani 216 Warga Suku Bajo dan Dorong Ekonomi Pesisir di Maluku Utara
-
Geger Video Pesta LGBT di Karawang: Ini 6 Fakta dan Desakan MUI Terkait THM Tak Berizin