/
Sabtu, 25 Februari 2023 | 17:23 WIB
Umat muslim melaksanakan shalat tarawih malam ke-4 di Masjid Al Barkah Bekasi, Jawa Barat. (ANTARA FOTO /Suwandy)

SuaraBandung.id - Bagi umat muslim, Shalat Tarawih adalah ibadah yang harus dilakukan dengan tujuan mengharapkan pahala serta ridha Allah SWT. Meskipun Shalat Tarawih termasuk sunnah, tapi apa salahnya untuk lebih mendekatkan diri pada Allah lewat shalat malam ini?

Berikut penjelasan tentang shalat tarawih.

Pengertian Shalat Tarawih.

Menurut Ustaz Wawan Koswara di video Youtubenya yang menjelaskan seputar Shalat Qiyam Ramadhan, beliau menjelaskan bahwa Shalat Tarawih pada zaman dahulu disebut sebagai Shalat Qiyam Ramadhan.

Pada zaman Rasulullah SAW tepatnya di masa kepemimpinan khalifah Abu Bakar Ash-Siddiq, nama Shalat Taraweh atau Tarawih belum dikenal bahkan hingga wafatnya Rasulullah SAW, saat itu nama yang dipakai hanya shalat malam atau Shalat Qiyam Ramadhan saja.

Istilah Tarawih diambil dari hadist riwayat Aisyah r.a yang menyebut kata tiroyah, yang artinya istirahat. Aisyah menyebut bahwa Rasulullah SAW melaksanakan Shalat Qiyam Ramadhan diselingi tiroyah atau istirahat. Maka dari itu kini Shalat Qiyam Ramadhan disebut sebagai Shalat Tarawih, meski pada saat itu nama Tarawih belum digunakan.

Shalat Tarawih adalah shalat malam yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Shalat ini termasuk ke dalam sunnah muakad yang berarti boleh dikerjakan sendiri maupun berjamaah.

Pelaksanaan shalat tarawih adalah setelah shalat isya sampai waktu fajar tiba. Untuk rakaatnya bervariasi. Rasulullah SAW mengerjakannya sebanyak 8 rakaat, sedangkan Umar Bin Khatab sebanyak 20 rakaat, dan amalan Umar Bin Khatab ini disepakati oleh Ijma.

Cara Mengerjakan

Baca Juga: Link Nonton Bandung BJB Tandamata vs Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia

Jika mengerjakan 8 rakaat, lakukan 4 rakaat pertama diakhiri dengan salam lalu beristirahat dengan dzikir dan membaca doa, setelah itu lakukan 4 rakaat terakhir dengan salam lalu kembali dzikir serta berdoa. Bisa juga diakhiri dengan melakukan shalat witir minimal 1 rakaat, namun biasanya dilakukan sampai 3 rakaat, lalu kembali membaca doa.

Jika 20 rakaat, lakukan 4 rakaat diakhiri dengan salam hingga 5 kali diselingi juga istirahat sambil berdzikir dan berdoa.

Atau bisa juga lakukan 2 rakaat lebih dulu kemudian diakhiri salam dan berdoa.

Namun biasanya jika shalat berjamaah di masjid, selingan saat istirahat itu diisi juga dengan khutbah.

Niat Shalat Tarawih

Ushalli sunnatat-tarawiihi arba-a/rak’ataini (ma’muuman/imaaman) lillaahi ta’alaa

Load More