SuaraBandung.id— Kasus penganiayaan David oleh Mario Dandy kini disoroti banyak pihak salah satunya tim ahli forensik, Reza.
Menurut Reza itu hal itu adalah kerancuan, karena faktanya Mario Dandy bukan anak-anak, ia anak yang sudah dewasa.
Hal itu diungkapkannya dalam diskusi di ILC yang bertajuk, “ Mario Dandy Menganiaya// Kotak Pandora Terbuka? 02/03/2023.
“Kalau kita bicara dengan pelaku dewasa, menurut saya sangat manusiawi kalau perasaan marah itu kita perlihatkan, sebagai wujud supaya yang bersangkutan menerima pesan yang sangat tegas bahwa perbuatan dia itu tidak bisa diterima, tidak bisa ditoleransi dan tidak bisa dibenarkan, “ ujar Psikolog Forensik tersebut.
Namun, ia menggaris bawahi amarah itu bukan amarah yang sifatnya kekerasan secara fisik, hanya penegasan melalui kata-kata yang lugas terhadap Mario agar membuka hatinya.
“Saya khawatir tersangka M ini adalah manusia yang tidak punya empati, adegan penganiayaan direkam saja itu sudah penanda yang sangat jelas adanya nir-empati,” ujarnya.
Maka Reza, hukuman penjara saja tidak cukup bagi pelaku penganiayaan terhadap David, yakni Mario Dandy.
“Perlu ditambah dengan bentuk-bentuk perlakuan khusus yang harapannya adalah bisa menumbuhkan empati pada dirinya. Kita sebut sebagai kerja sosial, “ ujarnya lagi.
Reza pun keukeuh bahwa kasus ini tidak perlu dianalisis secara kejiwaan Mario Dandy-nya karena khwatir bisa memperingan hukumannya.
Baca Juga: Profil Nicke Widyawati, Dirut Pertamina yang Diguncang Kebakaran Depo Plumpang
“Saya tidak mau berasumsi ada abnormalitas, karena saya ingin dia diproses hukum. Saya ingin dia dimintai pertanggungjawaban pidana, ketika kemudian diskusinya diperluas ke arah penyimpangan abnormalitas, keganjilan dan seterusnya, Saya khawatir itu akan bisa sedikit banyak dimanfaatkan untuk memperingan kasus ini, “ pungkasnya.
Sumber: YouTube/ ILC
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka