SuaraBandung.id - Zaman selalu akan terus maju dan semua itu akan memaksa manusia untuk berevolusi.
Dari tenaga manusia sampai serba digital, semua berubah di tiap zamannya.
Entah kenapa manusia itu selalu haus akan hal baru, dan setiap zamannya selalu menambah kecepatan dari hasil produksinya.
“Zaman hari ini tuh memang di antara cirinya itu serba cepat. Apa saja serba cepat, jangankan yang besar-besar ya, sekedar ngeshare informasi saja kitakan balapan,” ucap Dr. Fahruddin Faiz, seperti dikutip pada Jumat (17/3/23).
Dari hal kecil sampai yang besar, semuanya membutuhkan kecepatan. Dan ketika kita lebih cepat seakan-akan kita yang paling tahu.
“Ada temen sakit atau meninggal, itukan ketika siapa yang lebih dulu mengabarkan rasanya bangga,'wah saya yang lebih tau nih,'” ucap Dr. Fahruddin Faiz.
Efektif dan efesien pada dasarnya memang bagus, tetapi hari ini pengertian dua kata tersebut salah diartikan seakan-akan maksudnya instan.
“Kalau kata orang sekarang tuh inginnya efektif dan efesien. Nah itu kadang-kadang penerjemahnya itu jadinya instan. Efektif dan efesien ini diartikan instan, apa-apa ingin segera," jelasnya.
Karena hidup serba cepat itu tidak selalu nikmat, dan pastinya banyak hal yang akan terlewatkan.
Baca Juga: 4 Karakter Unik Libra saat Jadi Orang Tua, Sabar dan Kreatif!
“Tidak bisa menikmati hidup, karena hidup serba cepat itu kayak dikejar terus. Dan banyak hal terlewatkan, karena ketika kita santai, mungkin banyak hal bermanfaat yang dapat diambil.'
'Yang tadinya lima menjadi dua, ya karena pengen cepat tadi,” pungkasnya. (*/Alina)
Sumber: Kanal YouTube CAHAYA UNTUK INDONESIA
Berita Terkait
-
Kesulitan akan Hampir Jiwa yang Kotor Simak Penjelasan Dr. Fahruddin Faiz Berikut Ini
-
Perubahan Teknologi Digital Berlangsung Cepat Menaker: Alumni UIN Sunan Ampel Surabaya, Harus Mampu Beradaptasi
-
Berpidato di Dies Natalis ke-46 UNS, Jokowi: Universitas Harus Lincah dan Cepat Belajar dengan Perubahan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
7 HP Layar Super AMOLED dengan Kamera Ultrawide Paling Murah, Spek Kelas Atas
-
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Semburan Awan Panas Capai 6 Km
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
Anak Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Laki-Laki atau Perempuan? Akhirnya Diumumkan
-
Sajian Khas Imlek Tionghoa Pesisir di Bintan dan Kepulauan Riau, Mana Favoritmu?
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Low Watt untuk Keluarga Baru
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi
-
Bela Sule, Nathalie Holscher Semprot Teddy Pardiyana karena Minta Jatah Warisan