SuaraBandung.id - Ulama Besar Indonesia, Buya Yahya menjelaskan perihal hukuman yang harus dijalani oleh seorang pezina yakni adanya hukuman berupa dicambuk 100 kali bahkan dirajam hingga mati.
Namun hukum yang berlaku dalam Islam tersebut, tidak semata-mata bisa digunakan seenaknya saja atau tanpa adanya pemenuhan syarat dan ketentuan terlebih dahulu. Buya Yahya menyebutkan hal ini membutuhkan pengakuan pezina kepada hakim dan sedikitnya terdapat 4 orang saksi.
Berdasarkan penjelasan yang telah diuraikan oleh Buya Yahya hukuman 100 kali cambuk hanya berlaku bagi pezina (pasangan yang melakukan zina) dengan syarat keduanya belum menikah.
Kemudian setelah hukuman 100 kali cambuk itu telah terlaksana, Buya Yahya menegaskan masing-masing pezina akan diasingkan ke sebuah tempat yang sangat jauh dimana masyarakatnya tak mengetahui aib tentang zina yang telah dilakukan dengan begitu nama baiknya akan kembali bersih
Sedangkan untuk kondisi yang berbeda Buaya Yahya kembali memperjelas misalnya pezina yang ditemukan adalah seorang suami atau istri yang telah memiliki pasangannya namun malah melakukan zina dengan yang bukan pasangan halalnya maka hukum yang berlaku bagi pezina ini adalah dirajam hingga mati.
"Jika anda masih perawan (atau perjaka kemudian melakukan zina) maka anda akan dicambuk 100 kali kemudian diasingkan ke suatu tempat yang sangat jauh agar nama anda kembali baik ditempat baru tersebut agar anda tidak dikenal sebagai penzina. Nauzubillah apabila sudah ada hubungan suami istri yang halal (kemudian melakukan zina) maka dirajam sampai mati, itu hukumnya harus dipahami," ungkap Buya Yahya dikutip pada Kamis (23/3/2023).
Apabila syarat dan ketentuannya tidak terpenuhi, maka pengasuh pondok pesantren Al-Bahjah itu mengatakan simpanla aib berzina itu dan jangan biarkan ada lagi manusia yang mengetahuinya.
Cukuplah diri sendiri dan Allah SWT yang mengetahui kejadian ini.
Selanjutnya berjanjilah dan berusahalah untuk dapat istiqomah juga selalu bertaubat dengan memohon ampunan Allah SWT, menyesali segala hal yang telah terjadi dan menjalani hidup dengan lebih baik dari pada sebelumnya.
Baca Juga: Drama Lukas Enembe Lakukan Aksi Mogok Minum Obat, Tapi Cuma Dua Hari
Adapun jika peristiwa tersebut menyisakan kenangan juga membuat diri selalu teringat dengan kejadian itu, membuang barang-barang yang bisa menjadi pemicu munculnya ingatan buruk adalah hal yang dianjurkan.
Sebab ketahuilah pengampunan dari Allah SWT sangatlah luas dan tidak bisa dibandingkan dengan apapun. Ia akan memberikan ampunannya kepada siapapum hambanya yang berharap juga meminta ampunan darinya. (*)
Sumber: YouTube Al-Bahjah TV
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak
-
Marah! Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Usir Pengembang saat Rapat Penolakan Musala di Bekasi