SuaraBandung.id - Kuasa hukum David Ozora, Mellisa Anggraini, menyoroti bagaimana sikap Agnes Gracia dan Mario Dandy serta Shane Lukas dapat membuat ketiganya mendapatkan hukuman terberat.
Hal ini bermula dari tanggapan Mellisa mengenai deskripsi terhadap Agnes yang disebut anak polos, padahal sederet fakta lain menunjukkan hal sebaliknya.
Menurut Mellisa, Agnes Gracia justru bersikap caper kepada David sebelum akhirnya berhasil menjebak anak Jonathan Latumahina itu. Sebagai kuasa hukum, ia pun memberikan perigatan keras kepada pelaku penganiayaan David.
“tidak ada satupun keringanan yg layak diberikan kpd para pelaku ini, krn sampai detik ini anak korban masih terbaring lemah tak berdaya diruang ICU!!” ujarnya, seperti dilansir dari laman Twitter pribadinya pada (22/3/2023).
Mellisa Anggraini juga mengurutkan berbagai tindakan Mario Dandy cs pasca penganiayaan David, mulai dari ketika mereka merekam aksi tersebut hingga sikap Agnes di sebagai pihak yang bertugas memancing David agar bertemu dengannya.
“1. Tersangka MDS Menyebarkan Video penganiayaan dan membanggakan diri dia telah "ngerjain" anak korban!!!!!
2.Mereka menebar fitnah korban melakukan pelecehan.
Padahal dilihat dari chat di hp anak korban, dari tgl 25 jan sd hari kejadian, pelaku anak AG inilah yang paling aktif chat, dari cari perhatian, ngadu ini itu, kirim foto tiap sebentar, darimana pelecehan itu??yg mana!kita jg bs bilang, jangan2 anak korban yg dilecehkan!” demikian tulisnya.
Mellisa sebagai kuasa hukum David Ozora juga menegaskan bahwa Agnes Gracia tidak layak disebut sebagai anak polos dalam kasus ini, sebab dirinya terbukti menjadi salah satu pihak yang memainkan peran dalam perencanaan penganiayaan David.
Hingga saat ini, proses hukum untuk menangani kasus penganiayaan David Ozora masih terus berlanjut. Baik tim kuasa hukum, ayah David, maupun netizen berharap agar sang anak mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya atas peristiwa yang menimpanya.
(*)
Sumber: Twitter @MellisA_An
Tag
Berita Terkait
-
TERBONGKAR! Ternyata ini Alasan Mario Dandy CS Merekam dan Menyebarkan Video Penganiayaan David Ozora
-
Usai Tuduh David Ancam Agnes Gracia Sebar Foto Aib Saat Pacaran, Akun Twitter MZRRDP Digembok
-
Resmi Dijadikan Saksi Kasus David Ozora, Akun Twitter Yang Kena Notice Jonathan Latumahina Ini Banjir Ucapan Selamat
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Klub Premier League Ini Tertarik Boyong Ruben Amorim
-
Checkout vs Krisis Sampah: Mengapa Sulit Lepas dari Gaya Hidup Konsumtif?
-
Warna-warni Bendera Piala Dunia Hiasi Permukiman Warga Ternate
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
-
Manchester United Pantau Sandro Tonali, AC Milan Masih Jadi Tujuan Utama
-
Industri Storage Berubah! Lexar Kenalkan AI Storage Core PC dan Gaming
-
Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi
-
504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?
-
Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo
-
Dipecat Real Madrid, Alvaro Arbeloa Menuju Klub Premier League