SuaraBandung.id - Ramadhan disebut sebagai bulan agung yang penuh berkah. Buya Yahya bahkan berpesan jangan sampai menjadi orang yang rugi selama Ramadhan.
Menurut Buya Yahya maksud dari orang yang rugi dan tak beruntung di Bulan Ramadhan ini yaitu orang-orang yang tidak pernah rindu dengan Ramadhan dan tak memahami agungnya Ramadhan.
Buya Yahya menjelaskan sungguh rugi jika seseorang membiarkan Ramadhan melewatinya begitu saja.
Kata Buya Yahya, seseorang yang tidak memahami keagungan Ramadhan maka tidak akan ada keinginan dalam hatinya untuk melakukan banyak kebaikan saat Ramadhan.
Padahal di Ramadhan semua kebaikan akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.
“Kebaikan akan dimudahkan oleh Allah, kemaksiatan akan dipersulit saat Ramadhan, namun hal ini tidak akan datang kepada orang yang tak merindukan Ramadhan,” kata Buya Yahya dikutip dari YouTube Buya Yahya (31/3/2023).
Maka selagi masih ada waktu jangan sia-siakan Ramadhan yang saat ini sedang dijalani.
Buya Yahya menekankan setiap hamba harus memperbanyak istighfar memohon ampun kepada Allah, karena dosa-dosa yang dimiliki membuat seseorang merasa berat berbuat kebaikan. (*)
Sumber : YouTube Buya Yahya
Baca Juga: UMKM sampai Hotel, Ini Pihak yang Rugi Bandar Usai Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Peringati Tragedi Mei 1998, Komnas Perempuan Ingatkan Sejarah Kelam Kekerasan Seksual Massal
-
Pemilahan Sampah di Jakarta Dinilai Butuh Sistem Data yang Lebih Terbuka, Mengapa?
-
Misteri Batu Garuda di Belitung: Keajaiban Geologi yang Membuat Dunia Terpukau
-
Wamenhan RI Puji Langkah Andi Sudirman Bentuk Komcad ASN
-
Pendidikan Aksa Uyun, Anak Soimah yang Sudah Jadi Direktur di Usia Muda
-
Seleksi Direksi BEI Berjalan Sesuai Aturan, Ini Bocoran dari OJK
-
Film Sekiro: No Defeat Umumkan Tayang Terbatas di Jepang Mulai 4 September
-
Afgan Gelar Konser Tunggal Retrospektif: Simak Daftar Harga Tiket Mulai Rp600 Ribuan!
-
Belajar Memeluk Luka Masa Kecil Lewat Buku How to Heal Your Inner Child
-
Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa