SuaraBandung.id- Ustadz Abdul Somad mengakui bahwa dulu UAS hanya seorang Dosen yang gemar memberi ceramah pada malam hari.
Sebelum memutuskan menjadi Dosen dan mengembara ke kota, impian sederhana UAS adalah beternak dan bertani. Namun ibunda UAS menyuruhnya agar mengamalkan ilmu dan gelar dari Mesirnya serta mencari profesi yang sederajat dengan kualitas dirinya.
Pergilah UAS ke sebuah kota, dan berprofesi menjadi dosen pada siang hari dan malam menjadi penceramah di sebuah mesjid.
Di mesjid itulah, UAS memyampaikan ceramah-ceramahnya dengan merekamnya dan mengunggahnya.
"Akhirnya saya menhonor jadi dosen, siang jadi dosen malam ceramah di masjid direkam di-upload khutbah di-upload like and share akhirnya viral," ujarnya seperti dikutip Bandung.suara.com di kanal YouTube Dakwah Indonesia pada Minggu Pagi (2/4/2023).
Oleh alasan itu, UAS pun kini menjadi penceramah dan ustadz yang begitu populer dan tidak mungkin tak dikenali oleh publik luas. Ceramah-ceramahnya tersebar di YouTube dan sebagainya.
Namun tak jarang juga UAS dikirimi bully dari pihak-pihak tertentu tetapi UAS menjadi semakin viral, sebagaimana pengakuan UAS di hadadapan jamaahnya.
"Diusir beberapa kali makin viral. Di bully dibully dibully makin viral. Akhirnya yang membully saya taubat. ini orang makin dibully makin viral, yaudah kita diamin aja lah itu," ujarnya lagi.
Melampaui bully, UAS pun diketahui pernah beberapa kali diusir dan tidak diperbolehkan untuk menyampaikan ceramahnya. (*)
Baca Juga: 3 Perilaku Buruk yang Harus Kamu Hindari saat Bekerja di Bulan Puasa
Sumber: YouTube Dakwah Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah