SuaraBandung.id – Kita pasti sering mendengar kata ‘rezeki’ dalam kehidupan kita sehari-hari. Namun apakah kita sudah benar memaknai rezeki dalam hidup kita dan sejauh mana kita bersyukur atas rezeki yang Allah berikan kepada kita? Atau masih menganggap kalau hidup miskin itu berarti tidak ada rezeki?
Jika disebut kata ‘rezeki’ maka yang ada dalam bayangan adalah harta. Misal, berangkat pagi pulang petang untuk mencari rezeki. Berarti mencari harta. Jika seperti itu maka terlalu sempit kita memaknai ‘rezeki’, hanya sebatas harta. Padahal orang yang tidak punya harta (miskin) bukan berarti tidak memiliki rezeki.
Memang secara umum istilah ‘rezeki’ merujuk pada segala sesuatu yang diberikan oleh Allah SWT kepada manusia, baik berupa kekayaan, kesehatan, kebahagiaan, kesuksesan, atau hal-hal lainnya yang dianggap sebagai anugerah dan mengarah kebaikan dari-Nya.
Dalam unggahan YouTube Ustadz Abdul Somad Official (21/8/2021) berjudul “Makna Rezeki”, beliau mencontohkan, “menyusui anak selama dua tahun, maka itu merupakan rezeki bagi si bayi karena dapat menerima susu secara sempurna selama dua tahun. Maka, makna rezeki yang paling sempit adalah makanan,” katanya.
Namun, konsep rezeki tidak hanya mencakup aspek material, melainkan juga mencakup aspek spiritual, seperti pengetahuan, kebijaksanaan, kesabaran, dan keimanan.
“Ditambahnya ilmu, itu rezeki. Diberi pemahaman yang benar, itu rezeki. Segala sesuatu yang membawa kepada kebaikan adalah rezeki. Istri dan anak yang soleh adalah rezeki, teman yang baik adalah rezeki, tetangga yang baik pun merupakan rezeki,” tambahnya.
Dalam pandangan Islam, rezeki bukan hanya berasal dari usaha manusia semata, tetapi juga datang dari Allah SWT sebagai pemberi rezeki yang maha kuasa dan maha bijaksana.
Oleh karena itu, sebagai manusia yang beriman, sebaiknya kita selalu bersyukur atas segala rezeki yang diberikan dan menggunakannya secara bijak serta bermanfaat bagi kehidupan kita dan orang lain.
Jadi kesimpulannya, makna rezeki yang paling sempit adalah harta, sedangkan makna yang lebih luas adalah kebaikan dalam segala hal.
Baca Juga: Jalani 2 Jenis Terapi, Begini Kondisi Terkini David Latumahina Korban Mario Dandy
Rezeki yang paling afdol adalah memiliki anak yang soleh/solehah. Sedangkan kesempurnaan rezeki adalah memperoleh ridho Allah SWT. (*)
Sumber: YouTube Ustadz Abdul Somad Official
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Panas! Presiden FIFA Gianni Infantino Ingin Cabut Sanksi Rusia, UEFA Lawan Mati-matian
-
3 Skincare Cowok yang Bikin Wajah Cerah, Harganya Murah Meriah!
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Carlo Ancelotti Perpanjang Kontrak di Brasil hingga 2030, Kantongi Gaji Rp170 Miliar
-
Daftar Lengkap 24 Pejabat Baru Kabupaten Bogor yang Dilantik
-
Lantik 24 Pejabat Baru, Bupati Bogor: Saya Pastikan Tidak Ada Jual Beli Jabatan
-
Raih Manajer Terbaik Premier League Januari 2026, Michael Carrick Tersipu Malu
-
Operasi SAR Longsor Cisarua Resmi Ditutup: 101 Kantong Jenazah Dievakuasi Setelah 22 Hari Pencarian
-
Waduh! 9 Pemain Absen di Laga Liverpool vs Brighton, Arne Slot Bakal Mainkan Siapa?
-
Mau ke Luar Negeri? Ini Tips Biar Nggak Panik Cari SIM Card di Bandara