/
Senin, 10 April 2023 | 09:00 WIB
Benarkah elektabilitas Ganjar Pranowo merosot tajam sejak tolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20? Lantas bagaimana dengan World Beach Games? (jatengprov.go.id)

SUARA BANDUNG - Kabar penolakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terhadap Timnas Israel di Piala Dunia U-20 sempat gegerkan khalayak ramai.

Tak hanya mendapatkan kritik dari warganet, beberapa tokoh masyarakat, hingga pemain Timnas Indonesia U-20 pun ikut serta membanjiri kolom komentar media sosial Ganjar Pranowo, beberapa waktu lalu.

Meskipun Ganjar Pranowo telah melakukan klarifikasi dan bertemu langsung dengan beberapa pihak yang berseberangan dengan dirinya, namun hal itu nampak semakin menjadi bola liar.

Pasalnya, kini tersiar kabar bahwa gara-gara hal tersebut, elektabilitas Ganjar Pranowo dikatakan merosot tajam.

Seperti halnya yang dicuitkan oleh salah seorang pengguna Twitter @kurawa pada Minggu (9/4/2023).

Mengambil data dari Lembaga Survei Indonesia, terkait Pilihan Presiden dengan simulasi 3 nama, @kurawa menyematkan hasil survei eletabilitas yang dimaksud dalam sebuah tangkapan layar.

Hasil survei penurunan elektabilitas Ganjar Pranowo. (sumber: Twitter @kurawa)

Dalam data survei tersebut, nampak kurva tren pilihan presiden diisi dengan simulasi 3 nama antara lain Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Masing-masing nama memiliki garis kurva berbeda yang diambil dari bulan Juli 2022 hingga April 2023.

Terlihat survei menunjukkan bahwa penurunan garis kurva Ganjar yang berwarna merah meorosot tajam per bulan April 2023.

Baca Juga: Luis Milla Derita Kekalahan Terbesar Bersama Persib usai Dibantai Persita 0-4

"Dampak pernyataan Menolak Israel lgs membuat elektabilitas @ganjarpranowo merosot tajam," cuit @kurawa

Ia juga mengatakan bahwa ada batu sandungan berikutnya untuk Gubernur Jateng tersebut, yakni ajang World Beach Games yang akan segera digelar di Bali, bulan Agustus mendatang.

"Semua belum berakhir karena ada Batu sandungan berikutnya World Beach Games. Jangan anggap enteng Pilih Perintah Partai atau Berpihak ke pendapat Publik? Kalo nekat silahkan coba lagi," tambahnya. (*)

Sumber: Twitter @kurawa

Load More