SUARA BANDUNG - Menurut Imam Abu Hamid Alghazali, hasad adalah sikap tidak senang disaat melihat orang lain mendapatkan nikmat. Ustadz Abdul Somad pun menjelaskan bahwa hasad merupakan rasa iri apabila melihari orang lain lebih unggul dari pada kita.
Ustadz Abdul Somad memberikan contoh yaitu, ketika dua orang ulama (Ulama A dan Ulama B) selalu melakukan perjalanan dakwah bersama-sama, tetapi satu diantara mereka yaitu Ulama A lebih dikenal dan dipercaya untuk menjadi imam.
Sampai-sampai muncullah pertanyaan dari Ulama B “Kenapa yang terkenal bukan saya? Kenapa yang menjadi imam bukan saya?” Ujar Ustadz Abdul Somad.
Hal tersebut sudah termasuk hasad, namun masih berkadar 50%. Bagaimana hasad itu bisa menjadi 100%?
Ustadz Abdul Somad menjelaskan lagi bahwa kadar hasad menjadi 100% apabila sudah mencapai tahapan “Menghilangkan Nikmat (Hasut)”.
Pada kasus ke dua ulama di atas, kadar hasad bisa menjadi 100% apabila Ulama B telah menghasut orang-orang (jamaah pengajian) untuk tidak menyukai Ulama A, dengan cara menyebarkan berita hoax atau yang lainnya.
Hasad dapat memakan semua amal-amal ibadah sebagaimana api memakan kayu bakar. Jadikan lah hidup mu tanpa hasad agar hidup terasa plong, ujar Ustadz Abdul Somad.
Apabila kita hasad terhadap orang lain dan itu terjadi pada saat melakukan ibadah puasa di Bulan Ramadhan, maka dapat menghanguskan ibadah puasa Ramadhan kita.
Ustadz Abdul Somad juga berkata bahwa hasad itu erat kaitannya dengan akidah, dan menasehati kita agar kita hasad kepada orang yang hafal Al-qur’an, hasad lah pada orang yang mempunyai harta tapi menggunakan hartanya untuk beramal dalam jalan Allah SWT.(*)
Karena hal di atas masuknya sebagai motivasi, bukan sebagai hasad.
Sumber : Youtube Ustadz Abdul Somad
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Ekspansi di Bawah Fullerton Health
-
Prambanan Tak Hanya soal Candi, Sun Flower Angel Tawarkan Nuansa Fantasi!
-
Jawab Tudingan Ruben Onsu soal Tak Sanggup Biayai Anak, Pihak Sarwendah: Anak-anak Masih Sehat
-
3 Pilihan HP Redmi Rp1 Jutaan RAM Besar, Cocok untuk Gaming Ringan hingga Multitasking
-
Alyssa Daguise Tolak Mitos Bau Tangan, Rela Tahan Hajat demi Sang Anak Nyaman di Pelukannya
-
Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Dadan Dicopot, Mensesneg: Tunggu Saja Hasilnya
-
Dua Bulan Beroperasi, Pegadaian Timor Leste Tunjukkan Catatkan Kinerja Gemilang
-
Bukan Sekadar Lulus: Letkol Teddy Sabet Penghargaan Karya Terbaik di Seskoad
-
Ekonomi Dicekik Sanksi AS, Rusia Tegaskan Dukungan Tanpa Henti untuk Kuba
-
Kronologi Wabup PALI Diamankan Kejati, Dari Rumah Dinas hingga Diperiksa di Palembang