SUARA BANDUNG - Transaksi janggal Rp 349 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dibawahi oleh Sri Mulyani masih belum ada jawaban, bahkan Rizal Ramli berkomentar soal ini.
Rizal Ramli yang merupakan mantan Menteri Keuangan itu mengatakan bahwa Sri Mulyani tidak bisa mengatasi permasalahan transaksi janggal Rp 349 triliun ini.
Menurut Rizal Ramli kasus transaksi janggal Rp 349 triliun yang dibawahi oleh departemen Sri Mulyani merupakan kasus korupsi yang luar biasa di kancah perekonomian dunia.
Saat berbincang bersama Novel Baswedan melalui YouTube Novel Baswedan, Rizal Ramli menyebut bahwa para pegawai di Kemenkeu kebanyakan korup.
“Bukan semuanya, dari ribuan pegawai banyak yang benar tapi ada lah 100 orang yang memang brengsek, tapi Sri Mulyani tidak punya kapasitas buat benahin ini,” ucap Rizal Ramli (14/4/2023).
Menurut Rizal Ramli, transaksi yang janggal ini tak akan ada jika seandainya kasus Bank Century dulu tidak diloloskan begitu saja.
“Dia (Sri Mulyani) kan nyelametin Bank Century. Dia edarkan Rp 6,7 triliun dalam waktu 9 bulan yang kemudian uangnya malah dipakai kampanye partai yang berkuasa. Seandainya dulu kasus ini diadili nggak akan ada skandal segede ini,” kata Rizal.
Rizal Ramli juga menyebutkan bahwa di Amerika atau Eropa kasus money laundry 10 juta dolar saja sudah langsung ditindak, apalagi Rp 349 triliun yang senilai dengan 23 miliar dolar harus segera dituntaskan karena terlalu besar. (*)
Sumber : YouTube Novel Baswedan
Baca Juga: TPNPB-OPM Ancam Bakal Targetkan Pilot Kalau Pemerintah Nekat Bawa Pesawat ke Zona Perang di Papua
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Anime Kaiju No. 8: Narumi's Week at Work Umumkan Tayang Musim Gugur 2026
-
Terpopuler: Harga HP Terbaru di 2026, 5 HP Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan
-
Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia
-
Rodri Kejar Gelar yang Belum Dimiliki, Piala Dunia 2026 Bersama Timnas Spanyol
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa