SUARA BANDUNG - Bak seorang pahlawan yang telah lama hilang, kemunculan Anas Urbaningrum di publik setelah bebas dari Lapas Sukamiskin, Bandung, disambut dengan meriah oleh para pendukungnya.
Fenomena ini tentu menimbulkan banyak tanggapan dari berbagai pihak, salah satunya adalah Bambang Widjojanto yang merasa heran mengapa seorang koruptor diperlakukan seperti itu oleh banyak pihak.
Dalam podcast bersama Novel Baswedan, ia menuturkan bahwa aksi Anas tersebut hanyalah upayanya mencari panggung politik setelah lama hilang.
“Soal Anas, sebenernya dia cuma cari panggung mas.” ujarnya, dilansir dari cuplikan video pada Twitter (11/4/2023).
Mantan petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu mengatakan bahwa perkataan Anas Urbaningrum mengenai kasus korupsi Hambalang tidak bisa dianggap serius dan perlu dikaji ulang.
Bambang menyoroti bagaimana Anas menuturkan berbagai kebohongan di masa lalu, mulai dari takut diracun di dalam penjara hingga pernyataannya soal ‘gantung Anas di Monas’ jika terbukti korupsi.
“Jadi, pernyataan-pernyataannya sudah tidak bisa dipertanggungjawabkan.” ujar Bambang.
Lebih lanjut, ia juga mengkritik upaya Anas untuk membersihkan namanya setelah menjadi tersangka kasus korupsi.
Bambang Widjojanto mengatakan bahwa cara yang dilakukan Anas Urbaningrum kampungan dan tidak tepat sasaran.
(*)
Sumber: Twitter panca66
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Jejak Kelam Tenda Biru Bekasi: 8 Anak Dijual Jadi PSK, Omzet Tembus Rp1,7 Miliar
-
Di Balik Bullying Mahasiswi Populer: Teror Bangkawarah yang Menjemput Nyawa
-
Program MBG Tersendat, Massa Turun ke Jalan Bawa Sayuran
-
Piala Dunia 2026 Hampir Berakhir, Saatnya Cari Hiburan Lain?
-
Nasib RUU Pemilu Digantung? Komisi II Buka-bukaan Disuruh 'Tunggu' Oleh Pimpinan DPR
-
Jeje Govinda Lulus S1 1,5 Tahun Lewat Jalur RPL, Apa Maksudnya?
-
Wajah Lembap dan Sehat! 4 Cleanser Probiotic Jaga Mikrobioma Skin Barrier
-
Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?
-
Kementerian Ekonomi Kreatif Susun Rindekraf Perkuat Talenta dan Daya Saing
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA