SUARA BANDUNG - Pasca penganiayaan yang dilakukan oleh sang anak, AKBP Achiruddin Hasibuan dicopot dari jabatan.
AKBP AchiruddinHasibuan dicopot dari jabatannya sebagai Kaur Bin Ops Satnarkoba Suumatra Utara karena terbukti melanggar kode etik kepolisian republik Indonesia (polri) terkait penganiayaan yang dilakukan anaknya Aditya Hasibuan kepada Ken Admiral.
Kabid Proplam Polda Sumut Kombes Dudung pada Selasa (25/4/23) mengatakan AKBP Achiruddin sudah pernah diperiksa terkait penganiayaan yang dilakukan anaknya terhadap seorang mahasiswa.
AKBP Achiruddin Hasibuan terbukti melakukan pelanggaran kode etik Polri setelah membiarkan sang anak pada 11 Desember 2022 lalu.
Polda Sumut pun tinggal menunggu hasil sidang kode etik yang akan dikenakan pada AKBP Achiruddin.
"Pada dasarnya kami propam proaktif bila anggota melakukan pelanggaran. Uang mana disampaikan Krimum, di mana dilakukan penganiayaan oleh anak AKBP Acchiruddin. Nah di sini AKBP Acchiruddin itu melakukan pembiaran," ujar Kombes Dudung.
Kombes Dudung juga menjelaskan bahwa AKBP Achiruddin telah melanggar pasar 13 Perpol tentang kode etik.
"Pasal 13 Perpol tentang kode etik. Yang bersangkutan sudah kami periksa dan terbukti melakukan pelanggaran kode etik," jelasnya.
Kombes Dudung juga mengatakan bahwa AKBP Achiruddin akan kembali dipanggil ke Polda Sumut dan akan ditempatkan di tempat khusus menunggu hasil sidang kode etik Polda Sumut.
Baca Juga: Disebut Mario Dandy Jilid 2, Video Penganiayaan Anak Komisaris Polisi Viral
"Malam ini yang bersangkutan kami panggil dan kami tempatkan di tempat khusus dan apabila terbukti dan sudah terbukti, Beliau akan dievaluasi akan jabatan dan langsung dicopot," tandasnya. (*)
Sumber berita : Instagram @suara_networkjabar
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
Terkini
-
Jangan Baca Pesan Terakhirku
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
5 Film dan Series Tayang di Prime Video Maret 2026, Siren's Kiss Sampai Young Sherlock
-
Kronologi Pembunuhan Sadis di Tanjungpinang, Pelaku Tega Potong Tubuh Istri
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
-
Fakta Tersembunyi Iran Dikeroyok AS dan Israel: Benarkah Cuma karena Isu Kepemilikan Nuklir?
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
KPK Ingatkan Gubernur Kaltim soal Mobil Dinas Senilai Rp8,5 Miliar
-
Fariz RM Diam-Diam Bebas Penjara, Tak Ada yang Jemput: Kayak di Film-Film